Femindonesia.com, JAKARTA — Film Laut Bercerita resmi memperkenalkan trailer dan poster terbarunya kepada publik. Film garapan sutradara Yosep Anggi Noen ini merupakan adaptasi dari novel best seller karya Leila S. Chudori dengan judul yang sama.
Diproduksi Pal 8 Pictures, Laut Bercerita membawa kisah tentang perjuangan, persahabatan, cinta, keluarga, sekaligus kehilangan di tengah pergulatan anak-anak muda yang memiliki cita-cita menghadirkan Indonesia yang lebih demokratis.
Dalam trailer yang dirilis, penonton diperkenalkan dengan sosok Biru Laut, diperankan Reza Rahadian. Ia bersama sejumlah sahabatnya bergabung dalam kelompok mahasiswa Winatra dan terlibat dalam berbagai gerakan sosial.
Kisah tersebut bermula ketika tiga aktivis diadili karena membaca dan mengedarkan buku yang dianggap terlarang. Situasi kemudian membawa Biru Laut dan kawan-kawan Winatra semakin aktif mendampingi persoalan masyarakat, termasuk para petani.
Perjuangan mereka berubah menjadi kisah kehilangan ketika Biru Laut dan sejumlah anggota Winatra tiba-tiba menghilang. Keberadaan mereka tidak diketahui, sementara keluarga, sahabat, dan orang-orang terdekat terus berupaya mencari jejak mereka.
Di tengah situasi tersebut, Asmara Jati, adik Biru Laut yang diperankan Yunita Siregar, menjadi sosok yang terus merawat harapan. Ia berusaha mencari jawaban sekaligus mempertahankan ingatan tentang sang kakak.
Poster resmi Laut Bercerita turut memperkuat tema utama film mengenai kehilangan dan upaya merawat ingatan. Di balik setiap nama yang hilang, terdapat keluarga dan orang-orang terdekat yang masih menunggu kepulangan mereka.
Sutradara Yosep Anggi Noen mengatakan film ini berusaha menghadirkan berbagai emosi, mulai dari hal-hal yang menyakitkan hingga kehangatan dalam hubungan persahabatan dan keluarga.
“Di film ini saya mencoba menunjukkan hal-hal yang memang menusuk, menginspirasi, rasa hangat, dan yang membuat orang jadi memaknai kembali kehidupan persahabatan dan keluarga,” ujar Anggi Noen.
Menurutnya, penantian dan pencarian yang dilakukan keluarga serta sahabat para tokoh yang hilang bukan sekadar bentuk kesedihan, tetapi juga dapat dimaknai sebagai bagian dari perlawanan.
“Bagi para sahabat dan keluarga yang kehilangan seseorang di film ini, mereka merasakan kesedihan namun juga dengan setia menunggu dan mencari. Karena menunggu dan mencari, dalam beberapa hal, adalah bagian dari perlawanan,” katanya.
Reza Rahadian kembali memerankan Biru Laut setelah sebelumnya membawakan karakter tersebut dalam versi film pendek Laut Bercerita. Menurut Reza, versi film panjang menghadirkan dimensi cerita yang lebih kompleks, namun tetap mempertahankan pendekatan naratif yang puitik.
“Kita hidup dari zaman ke zaman, akan selalu punya harapan. Selalu ada anak muda yang akan membuat gebrakan, dan berpengaruh terhadap perjalanan bangsa ini,” ujar Reza.
Ia menilai semangat Biru Laut dan kelompok Winatra masih relevan dengan kehidupan generasi muda saat ini.
“Hari ini, kita punya banyak Biru Laut dan semangat Winatra di luar sana yang peduli untuk membuat perubahan,” lanjutnya.
Sementara itu, Yunita Siregar mengungkapkan bahwa proses mendalami karakter Asmara Jati menjadi salah satu pengalaman emosional dalam produksi film ini. Ia mengaku beberapa kali menangis ketika membaca naskah dan memahami pengalaman keluarga yang harus menghadapi kehilangan sekaligus ketidakpastian.
“Berduka bukan berarti melupakan tapi mencintai dengan cara yang lain. Asmara Jati, keluarganya, sahabat-sahabatnya, mencintai Biru Laut dengan ketidakhadirannya tapi tetap selalu dikenang,” tutur Yunita.
Menurut Yunita, Asmara merupakan sosok yang berusaha tetap tenang menghadapi berbagai tekanan dan menjadi penjaga harapan bagi keluarganya.
“Asmara adalah sosok yang tenang dalam menghadapi segala gemuruh kehidupan, dan dia yang tetap menjaga harapan tetap menyala,” katanya.
Kehadiran Laut Bercerita juga akan menjadi salah satu representasi sinema Indonesia di panggung internasional. Film ini sebelumnya telah diumumkan masuk dalam kompetisi utama atau Main Competition Busan International Film Festival (BIFF) 2026.
Film tersebut dijadwalkan menjalani world premiere di BIFF 2026 yang berlangsung pada 6–15 Oktober 2026. Setelah itu, Laut Bercerita akan tayang di bioskop Indonesia mulai 29 Oktober 2026.
Leila S. Chudori, penulis novel sekaligus penulis skenario film bersama Anggi Noen, berharap film ini dapat menjadi ruang bagi generasi muda untuk melihat kembali sejarah Indonesia sekaligus menemukan inspirasi untuk menciptakan masa depan yang lebih baik.
“Harapannya film Laut Bercerita bisa menjadi jendela bagi kita untuk melihat sejarah Indonesia sekaligus inspirasi untuk anak-anak muda zaman sekarang. Semoga mereka berani bercita-cita untuk Indonesia yang lebih baik,” ujar Leila.
Selain Reza Rahadian dan Yunita Siregar, film ini dibintangi Eva Celia, Christine Hakim, Arswendy Bening Swara, Dian Sastrowardoyo, Yoga Pratama, Kevin Julio, Ben Nugroho, Dewa Dayana, Nagra Kautsar, Ibnu Jamil, Natalius Chendana, dan Afrian Arisandy.
Film Laut Bercerita diproduseri Gita Fara, Budi Setyarso, dan Leila S. Chudori. Film ini diproduksi Pal 8 Pictures dengan dukungan VMS Studio, Jagartha, Lynx Films, Gambar Gerak Film, dan Brandlink.


Tinggalkan Balasan