Femindonesia.com, JAKARTA – Muhammad Itab Purnama, drumer muda yang dikenal dengan gaya permainan unik berjuluk “Formula Langit”, bersiap merilis debut single ciptaannya sendiri pada akhir Oktober 2026.
Setelah mencuri perhatian lewat ajang pencarian bakat, pelajar kelas XI SMA Sekolah Murid Merdeka (SMM) Joglo, Jakarta, itu kini mulai menunjukkan kiprahnya sebagai pencipta lagu.
Nama Itab mulai dikenal publik setelah menorehkan prestasi di ajang Yupi Good Talent 2025 yang ditayangkan di Mentari TV. Ia kemudian kembali mengukir pencapaian bersama band Gelas Merah dengan menjadi finalis Top 30 ajang pencarian bakat Band Academy 2026 di Indosiar.
Tak hanya piawai memainkan drum, Itab juga mulai mengeksplorasi kemampuannya dalam menciptakan musik. Debut single mendatang menjadi langkah awalnya untuk memperkenalkan karya orisinal kepada penikmat musik Tanah Air.
“Alhamdulillah, dalam waktu dekat aku akan merilis debut single ciptaan aku sendiri. Dewin, ayahku, menjadi music director-nya. Pastinya aku juga akan berkolaborasi dengan JJ Glow Skin, kebetulan aku brand ambassador-nya,” ujar Itab saat berbincang dalam program KOPI (Komentar Orang Pilihan Indonesia) bersama Bois Famous Maker.
Itab mengungkapkan, lagu tersebut terinspirasi dari pengalamannya saat mengikuti Band Academy 2026 di Indosiar. Kala itu, ada seseorang yang menarik perhatian dan memiliki tempat tersendiri baginya.
Setelah kompetisi band tersebut berakhir, Itab langsung merampungkan lagu itu di studio rekaman. Proses kreatif tersebut menjadi pengalaman penting baginya dalam menuangkan cerita dan perasaan ke dalam sebuah karya musik.
Saat ini, Itab telah menyiapkan tiga lagu yang seluruhnya digarap secara serius bersama sang ayah, Dewin, musisi sekaligus pencipta lagu yang aktif di industri musik pada era 2000-an.
Dewin menjelaskan, debut single Itab ditargetkan meluncur pada akhir Oktober 2026. Materi lagu tersebut telah rampung sejak September lalu, dengan seluruh unsur kreatif, mulai dari musik hingga lirik, dikerjakan sendiri oleh Itab. Konsep artwork atau sampul single juga dirancang Itab bersama ibunya, Listea Almira, yang merupakan atlet bowling nasional.
“Lagu ini sepenuhnya ciptaan Itab, mulai dari musik hingga lirik. Artwork-nya juga dikonsepkan oleh Itab bersama ibunya. Saya hanya bertindak sebagai music director,” kata Dewin.
Ia menambahkan, ketiga single yang disiapkan saat ini sudah berada dalam posisi siap dirilis. Sebelum peluncuran resmi, pihak manajemen telah menggelar sesi dengar internal bersama perwakilan MD Radio, wartawan musik, serta sejumlah pendengar generasi Z yang dipilih secara acak.
Langkah tersebut dilakukan untuk mendapatkan masukan sekaligus mematangkan strategi promosi. Pihak manajemen juga telah menyiapkan konsep peluncuran dengan melibatkan sejumlah mitra kerja sama promosi.
Bagi Itab, debut single ini bukan sekadar langkah awal dalam perjalanan bermusik, tetapi juga kesempatan untuk membuktikan kemampuannya sebagai pencipta lagu di tengah industri musik Indonesia.
“Aku berharap debut single ini bisa menjadi sesuatu di industri musik Tanah Air. Aku juga ingin membuktikan bahwa karya laguku disukai publik musik dan pantas dikoleksi karena renyah di telinga dan pas di hati. Insyaallah catchy!” pungkas Itab.
Dengan bekal pengalaman di ajang pencarian bakat, kreativitas dalam menciptakan lagu, serta dukungan keluarga, Itab Purnama siap memperkenalkan sisi lain dirinya kepada publik. Kini, para penggemar tinggal menantikan peluncuran debut single yang menjadi awal perjalanan barunya sebagai musisi muda.


Tinggalkan Balasan