FEM Indonesia, Jakarta – Para wisatawan tidak melulu menyambangi lokasi wisata namun kini juga memperhatikan tempat menginap. Bahkan penginapan atau hotel menjadi rujukan utama bagi wisatawan.
Menjawab itu, perusahaan induk OYO, PRISM, meluncurkan kembali 7 properti Palette seiring dengan meningkatnya permintaan terhadap perjalanan berbasis pengalaman (experience-based tourism).
Hal ini terlihat dari semakin tingginya minat wisatawan terhadap hotel butik dan resort dengan karakter unik, suasana yang lebih personal dan koneksi yang dekat dengan budaya maupun destinasi lokal. Beberapa properti Palette di Indonesia kini hadir di sejumlah destinasi strategis seperti Bali, Solo dan Lampung, wilayah yang dinilai memiliki potensi pertumbuhan pariwisata dan mobilitas domestik yang terus berkembang.
Country Head PRISM Indonesia, Hendro Tan mengatakan perubahan perilaku traveler saat ini menunjukkan adanya peningkatan kebutuhan terhadap hotel yang mampu menghadirkan pengalaman menginap berkualitas dengan harga yang tetap kompetitif.
“Wisatawan kini tidak hanya mencari hotel dengan harga terjangkau, tetapi juga memperhatikan kualitas pengalaman secara keseluruhan. Mulai dari desain hotel, kenyamanan kamar, fasilitas modern, hingga layanan yang lebih personal menjadi faktor penting dalam menentukan pilihan akomodasi,” katanya.
Diteruskan tren industri saat ini menunjukkan bahwa traveler semakin mencari keseimbangan antara kualitas dan efisiensi biaya. Karena itu, pihaknya melihat segmen premium terjangkau memiliki peluang pertumbuhan yang sangat besar dalam beberapa tahun ke depan.
“Melalui Palette, PRISM menghadirkan portofolio hotel premium dengan berbagai konsep mulai dari boutique hotel, resort leisure hingga city hotel di lokasi strategis. Selain fokus pada kenyamanan dan kualitas layanan, PRISM juga mulai mendorong pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan efisiensi operasional dan pengalaman pelanggan yang lebih personal,” ujarnya. [foto : dokumentasi/teks: denim]


Tinggalkan Balasan