Femindonesia.com, JAKARTA – Penyanyi solo pop-punk asal Warwickshire, Inggris, Josh Holmes, kembali menyapa pendengar dengan karya terbaru. Ia resmi merilis single “Say Yes (Wedding Version)” pada Jumat, 7 Agustus 2026.

Lagu tersebut menjadi pembuka sekaligus lead single dari proyek akustik empat lagu bertajuk “The Bali Sessions (Acoustic EP)” yang akan dirilis secara bertahap hingga Oktober mendatang.

Berbeda dari versi originalnya yang lebih enerjik, “Say Yes (Wedding Version)” hadir dengan aransemen yang lebih lembut, intim, dan hangat. Nuansa akustik yang diusung Josh Holmes membuat lagu ini terasa cocok untuk mengiringi momen-momen romantis, mulai dari pernikahan, lamaran, hingga perayaan komitmen bersama pasangan.

Josh Holmes memilih menghadirkan versi khusus tersebut sebagai bagian dari perjalanan kreatif yang sangat personal. Bali menjadi salah satu sumber inspirasi penting dalam proses penggarapan proyek “The Bali Sessions”.

Sejumlah materi dalam proyek tersebut, termasuk proses kreatif lagu “Last First Kiss”, mulai dikerjakan Josh ketika berada di Bali. Menurutnya, suasana tenang di Pulau Dewata memberinya ruang untuk menulis sekaligus merekam kembali sejumlah materi dengan pendekatan yang lebih jujur dan personal.

“Saya mulai menulis dan mengolah kembali ‘Say Yes’ ketika berada di Bali. Ada sesuatu dari suasananya—ketenangan, cahaya bulan, dan perasaan benar-benar hadir pada saat itu—yang membuat saya ingin mengupas lagu ini dan menjadikannya lebih intim,” ujar Josh Holmes.

Ia menjelaskan bahwa “Say Yes (Wedding Version)” menggambarkan jenis cinta yang tenang tetapi penuh kepastian.

“Wedding Version dari lagu ini adalah tentang cinta yang tenang dan pasti. Jenis cinta yang membuat Anda melihat seseorang dan langsung tahu bahwa dialah orangnya,” katanya.

Josh berharap lagu tersebut dapat menjadi bagian dari berbagai momen istimewa pendengarnya. “Saya berharap orang-orang bisa menggunakan lagu ini untuk momen spesial mereka, baik itu pernikahan, lamaran, atau sekadar mengatakan ‘ya’ kepada seseorang yang terasa seperti rumah,” lanjutnya.

Terinspirasi Simple Plan hingga Blink-182

Nama Josh Holmes dikenal melalui karya-karya pop-punk yang mendapat pengaruh dari sejumlah band seperti Simple Plan, Blink-182, dan Busted.

Menariknya, perjalanan karier Josh dibangun secara independen tanpa dukungan label besar maupun promotor papan atas. Meski demikian, ia berhasil mengumpulkan ratusan ribu streaming dan mendapat perhatian dari BBC Introducing.

Hubungannya dengan Indonesia juga semakin kuat. Pada Mei 2026, Josh Holmes berhasil menggelar konser utama di Jakarta yang sold out hanya dalam waktu lima hari.

Kedekatan tersebut turut menjadi salah satu alasan Bali memiliki tempat khusus dalam perjalanan musiknya. Melalui “The Bali Sessions”, Josh mencoba menghadirkan sisi berbeda dari musiknya dengan pendekatan akustik yang lebih sederhana dan emosional.

“‘The Bali Sessions’ adalah cara saya membagikan bagian dari kehidupan saya kepada semua orang. Lagu-lagu akustik ini merupakan karya paling personal yang pernah saya rilis,” tutur Josh.

Jadwal Rilis “The Bali Sessions”

“Say Yes (Wedding Version)” kini sudah tersedia di berbagai platform musik digital, termasuk Spotify, Apple Music, dan YouTube Music. Single tersebut juga menjadi pintu masuk menuju rangkaian rilisan “The Bali Sessions (Acoustic EP)”. Setelah “Say Yes”, Josh Holmes telah menyiapkan sejumlah karya berikutnya.

Ia akan merilis “Perfect”, lagu milik Simple Plan yang dibawakan dalam versi cover, pada 4 September 2026. Selanjutnya, versi akustik “Last First Kiss” dijadwalkan hadir pada 25 September 2026. Sementara itu, keseluruhan “The Bali Sessions (Acoustic EP)” yang berisi empat lagu dijadwalkan resmi dirilis pada 18 Oktober 2026.

Melalui proyek tersebut, Josh Holmes tidak hanya menawarkan warna baru dalam musik pop-punk, tetapi juga membawa kisah personal tentang cinta, perjalanan, Bali, dan proses menemukan kembali sisi paling jujur dalam bermusik.