Femindonesia.com, JAKARTA — Grup musik KOTAK memasuki babak baru dalam perjalanan karier mereka. Setelah 18 tahun berkarya bersama label rekaman, Tantri, Cella, dan Chua memutuskan melanjutkan perjalanan musik sebagai band independen.

Langkah tersebut ditandai dengan dirilisnya single terbaru berjudul “YOLO (You Only Live Once)” pada 10 Agustus 2026. Lagu ini menjadi karya yang merefleksikan semangat KOTAK dalam menghadapi perubahan sekaligus keberanian untuk menentukan arah perjalanan musik secara mandiri.

Melalui “YOLO”, KOTAK menyampaikan pesan agar setiap orang berani menjalani hidup, tidak terlalu takut mencoba hal-hal baru, dan tidak terus menunggu waktu yang dianggap paling tepat untuk memulai sesuatu.

Pesan tersebut dituangkan melalui lirik yang berbicara mengenai perubahan diri serta proses memperbaiki diri yang seharusnya dijalani tanpa menjadi beban.

Bagi KOTAK, pengembangan diri merupakan sebuah proses yang perlu dinikmati. Keberanian mengambil langkah menjadi bagian penting dalam perjalanan seseorang untuk tumbuh, berkembang, dan mendapatkan pengalaman baru.

Secara musikal, “YOLO” tetap mempertahankan karakter KOTAK sebagai band rock. Riff gitar yang kuat dipadukan dengan chorus yang mudah diingat dan dinyanyikan bersama.

Sejumlah bagian dalam lagu, seperti “I Want To Get It Started”, “Get Up And Dance Now”, dan “Watch Yourself Grow Now”, semakin memperkuat energi yang ingin disampaikan KOTAK kepada pendengar.

Cerminan Perjalanan Baru KOTAK

Menariknya, semangat yang dibawa “YOLO” memiliki keterkaitan erat dengan kondisi KOTAK saat ini. Keputusan untuk berdiri sebagai band independen menjadi tantangan baru setelah mereka menjalani perjalanan panjang di bawah naungan label rekaman.

KOTAK menyebut “YOLO” bukan sekadar single baru, tetapi juga menjadi refleksi atas keputusan besar yang tengah mereka ambil.

“‘YOLO’ bukan hanya lagu baru bagi kami, tetapi juga cerminan dari keputusan besar yang sedang kami ambil. Menjadi band independen adalah langkah yang penuh tantangan, namun kami percaya setiap pertumbuhan selalu dimulai dari keberanian untuk melangkah,” ujar KOTAK.

Sebagai band independen, KOTAK juga terlibat langsung dalam proses produksi lagu tersebut. Penulisan lagu hingga aransemen melibatkan seluruh personel.

“YOLO” diciptakan oleh Cella, Chua, dan Tantri. Cella juga bertindak sebagai music producer sekaligus mengisi gitar, Chua memainkan bass, sedangkan Tantri mengisi posisi vokal.

Dalam proses produksinya, KOTAK mendapat dukungan sejumlah musisi dan pekerja kreatif. Winaldi menangani drum programming, sementara Ian Ananta mengisi bagian key dan synth.

Sandy Canester dipercaya sebagai vocal director, sedangkan Tutoet menangani guitar operator engineer. Adapun proses mixing dan mastering dikerjakan Polarity Audio bersama Ian Ananta.

Single “YOLO” dirilis di bawah label Lintas Langit, dengan Lintas Langit bertindak sebagai executive producer.

Bagi KOTAK, kehadiran “YOLO” memiliki arti lebih dari sekadar karya musik terbaru. Lagu tersebut menjadi penanda kebebasan kreatif sekaligus keberanian untuk menentukan sendiri arah perjalanan musik mereka.

Setelah 18 tahun bekerja bersama label rekaman, KOTAK kini memilih melangkah sebagai band independen. “YOLO” pun menjadi titik awal bagi Tantri, Cella, dan Chua untuk membuka babak baru perjalanan KOTAK dengan kebebasan kreatif dan cara mereka sendiri.