Femindonesia.com, JAKARTA – Berawal dari mengunggah video cover lagu di YouTube, Eltasya Natasha berhasil membuka jalan menuju industri musik profesional. Penyanyi kelahiran 5 Juli 2000 ini pernah meraih gelar Final Winner dalam kompetisi cover lagu “On My Way” yang berkaitan dengan PUBG Mobile dan Alan Walker.
Kini, Eltasya terus mengeksplorasi karakter musikal untuk membangun identitas yang kuat sebagai penyanyi.
Bagi Eltasya, bermusik bukan sekadar menunjukkan kemampuan vokal, tetapi juga menyampaikan emosi yang dapat dirasakan oleh pendengar. Ia ingin setiap lagu yang dibawakannya mampu menghadirkan pengalaman emosional dan menjadi ruang bagi pendengar untuk menemukan cerita mereka sendiri.
“Bernyanyi bukan cuma soal bagaimana orang mendengar suara kita, tetapi juga bagaimana mereka bisa merasakan sesuatu dari apa yang kita nyanyikan,” ungkap Eltasya.
Melalui musik, ia berharap dapat menyampaikan berbagai perasaan yang terkadang sulit diungkapkan dengan kata-kata.
Dari Cover YouTube Menuju Industri Musik
Perjalanan Eltasya di dunia musik dimulai melalui video cover yang diunggahnya di YouTube. Kecintaannya terhadap musik kemudian membawanya mengikuti berbagai kompetisi hingga ajang pencarian bakat yang memperluas pengalamannya di industri musik.
Salah satu pencapaian penting dalam perjalanan kariernya adalah ketika berhasil menjadi Final Winner dalam kompetisi cover lagu “On My Way”, yang berkaitan dengan PUBG Mobile dan Alan Walker. Kompetisi tersebut diikuti peserta dari berbagai negara.
Kemenangan itu menjadi salah satu momentum penting yang mendorong Eltasya untuk terus mengembangkan kemampuannya sebagai penyanyi. Seiring waktu, ia juga mulai memahami tantangan dalam membangun karier di industri musik profesional.
Dalam proses tersebut, Eltasya belajar untuk lebih sabar dan menghargai setiap tahapan perjalanan kariernya tanpa harus membandingkan pencapaiannya dengan orang lain.
“Aku belajar untuk lebih sabar, lebih menghargai perjalanan, dan tidak terlalu membandingkan prosesku dengan orang lain,” katanya.
Babak baru dalam karier Eltasya dimulai pada 2025 ketika ia bergabung dengan Sony Music Entertainment Indonesia. Bersama label tersebut, ia merilis single “Terpatri” sebagai langkah untuk memperkuat kiprahnya sebagai artis rekaman.
Membangun Identitas dan Karakter Musikal
Di tengah perjalanan kariernya, Eltasya kini semakin fokus menemukan karakter musikal yang dapat membedakannya dari penyanyi lain. Ia ingin dikenal bukan hanya karena kualitas vokal, tetapi juga melalui gaya bernyanyi dan kemampuannya menyampaikan emosi dalam setiap lagu.
“Aku ingin punya karakter yang bisa membuat orang mengenali aku, bukan hanya dari suara, tetapi juga dari cara aku menyampaikan sebuah lagu dan emosi di dalamnya,” jelasnya.
Meski masih terus mengeksplorasi berbagai kemungkinan, Eltasya memandang proses pencarian identitas musikal sebagai bagian penting dari perkembangan dirinya sebagai penyanyi.
Baginya, karakter musikal tidak terbentuk secara instan. Dibutuhkan proses untuk memahami diri sendiri, mengenali kekuatan vokal, serta menemukan cara menyampaikan sebuah lagu agar dapat terhubung dengan pendengar.
Ke depan, Eltasya berharap karya-karyanya bisa menemani orang-orang yang sedang melewati berbagai fase kehidupan. Ia ingin lagu-lagunya menjadi medium bagi pendengar untuk memahami perasaan, mengenang pengalaman, maupun menemukan kedekatan dengan kisah yang mereka alami.
“Aku ingin menyampaikan perasaan-perasaan itu lewat musik, agar orang yang mendengarkan bisa menemukan cerita mereka sendiri di dalam lagu-lagu aku,” ujarnya.
Bagi Eltasya Natasha, membangun karakter musikal bukan hanya tentang menemukan ciri khas sebagai penyanyi, melainkan juga memahami cerita dan emosi yang ingin disampaikan melalui karya. Dengan terus bereksplorasi dan berkembang, ia berharap dapat membangun hubungan yang lebih dekat dengan pendengar sekaligus memperkuat identitasnya di industri musik Indonesia.
Eltasya Natasha merupakan penyanyi Indonesia kelahiran 5 Juli 2000 yang mengawali perjalanan musiknya melalui video cover lagu di YouTube. Ia kemudian mengikuti berbagai kompetisi musik dan ajang pencarian bakat sebelum bergabung dengan Sony Music Entertainment Indonesia pada 2025. Bersama label tersebut,
Eltasya merilis single “Terpatri” sebagai bagian dari perjalanan kariernya di industri musik profesional.


Tinggalkan Balasan