Femindonesia.com, JAKARTA – Aktris Hollywood Selma Blair dilaporkan ditangkap setelah diduga terlibat insiden kekerasan dalam penerbangan Delta Air Lines dari Los Angeles menuju New York, Amerika Serikat, Minggu (11/10/2026) malam waktu setempat. Kasus tersebut berlanjut ke proses hukum setelah Blair juga dituduh menyerang seorang polisi dan perawat ketika menjalani penanganan medis.
Insiden terjadi dalam penerbangan Delta Air Lines nomor 938 yang mendarat di Bandara Internasional John F. Kennedy (JFK), Queens, New York, sekitar pukul 23.00 waktu setempat. Berdasarkan keterangan kepolisian Port Authority, dua awak kabin dilaporkan mengalami cedera. Salah satunya bahkan harus dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
Setelah pesawat mendarat, petugas mengamankan Blair di area bandara. Ia kemudian dibawa ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan medis. Dalam proses tersebut, Blair diduga menendang seorang petugas polisi Port Authority saat berada di ambulans, sebelum kembali terlibat insiden dengan seorang perawat di rumah sakit.
Pada Senin (12/10/2026) waktu setempat, Blair menjalani persidangan awal di Pengadilan Kriminal Queens, New York. Ia menghadapi dua dakwaan penganiayaan tingkat dua terkait dugaan penyerangan terhadap polisi dan perawat.
Melalui pengacaranya, Blair menyatakan tidak bersalah. Hakim menetapkan jaminan sebesar US$20.000 dalam bentuk uang tunai atau US$60.000 melalui jaminan obligasi. Sidang berikutnya dijadwalkan berlangsung pada 19 Januari 2027. Sementara itu, dugaan kekerasan yang terjadi di dalam pesawat juga menjadi perhatian penyelidik federal FBI.
Pihak perwakilan Blair menyatakan sang aktris mengalami keadaan darurat medis yang diduga memicu perilakunya. Setelah pesawat mendarat, Blair disebut langsung memperoleh pertolongan medis dan berada dalam kondisi stabil.
Keterangan tersebut menjadi bagian penting dalam perkembangan kasus karena kondisi medis yang disebutkan pihak Blair turut menjadi perhatian. Meski demikian, penyebab insiden dan rangkaian peristiwa yang terjadi masih menjadi bagian dari proses penanganan hukum.
Di sisi lain, Delta Air Lines menegaskan kebijakan tanpa toleransi terhadap perilaku penumpang yang mengganggu ketertiban atau melanggar hukum. Maskapai tersebut menyatakan keselamatan penumpang dan awak kabin tetap menjadi prioritas utama.
Kasus ini melibatkan dua proses penanganan yang berbeda, yakni dugaan kekerasan terhadap awak kabin di dalam pesawat yang menjadi perhatian penyelidik federal serta dugaan penyerangan terhadap polisi dan perawat yang diproses di pengadilan negara bagian.
Selma Blair dikenal luas melalui sejumlah film populer, di antaranya Cruel Intentions, Legally Blonde, dan Hellboy. Dugaan insiden tersebut kini menjadi sorotan publik, sementara proses hukum terhadap sang aktris masih berlanjut. [foto dok: instagram selmablair].


Tinggalkan Balasan