Femindonesia.com, Jakarta – Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengajak masyarakat menjaga sportivitas serta memanfaatkan momentum Final Piala Dunia FIFA 2026 untuk mempererat kebersamaan usai Spanyol keluar sebagai juara dunia.
Timnas Spanyol memastikan gelar juara Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Argentina dengan skor 1-0 pada laga final yang berlangsung di MetLife Stadium, East Rutherford, New Jersey, Amerika Serikat, Senin (20/7) WIB.
Gol tunggal kemenangan La Furia Roja dicetak Ferran Torres pada menit ke-106 babak perpanjangan waktu melalui tendangan keras yang gagal diantisipasi kiper Argentina, Emiliano Martinez.
Keberhasilan Spanyol meraih trofi dunia disambut antusias masyarakat Indonesia. Ribuan warga memadati berbagai lokasi nonton bareng (nobar) di sejumlah daerah, termasuk di Garuda Spark Pos Bloc Medan yang dihadiri langsung Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid.
Selain di Medan, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) juga menggelar nonton bareng secara serentak di Bali, Solo, dan Serang. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah menghadirkan pengalaman menonton Piala Dunia 2026 secara gratis melalui TVRI sebagai lembaga penyiaran publik dan pemegang hak siar resmi di Indonesia.
Meutya Hafid mengatakan, tingginya antusiasme masyarakat membuktikan bahwa sepak bola mampu menjadi sarana mempererat hubungan sosial di tengah perkembangan era digital.
“Final Piala Dunia bukan hanya soal siapa yang menjadi juara. Momen ini mempertemukan masyarakat dalam ruang publik yang sehat, penuh kegembiraan, dan memperkuat kebersamaan,” ujar Meutya.
Ia menegaskan, penyelenggaraan nobar juga merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk memastikan seluruh masyarakat Indonesia memiliki akses terhadap hiburan berkualitas tanpa dipungut biaya.
“Ini adalah komitmen Presiden Prabowo agar masyarakat Indonesia, tanpa terkecuali, dapat menikmati tayangan hiburan kelas dunia secara gratis melalui TVRI sebagai official broadcaster. Setelah 24 tahun, Piala Dunia kembali hadir di layar TVRI dan dapat dinikmati seluruh masyarakat,” katanya.
Menurut Meutya, keberhasilan sebuah tim sepak bola membangun prestasi melalui pembinaan dan regenerasi pemain juga dapat menjadi inspirasi dalam pengembangan talenta digital Indonesia.
Ia pun mengajak masyarakat menikmati euforia Piala Dunia dengan tetap mengedepankan sikap saling menghormati.
“Siapa pun juaranya, mari kita jaga sportivitas. Dunia sedang bergembira menyaksikan Piala Dunia, dan Indonesia menjadi bagian dari semangat kebersamaan tersebut,” tutup Meutya.


Tinggalkan Balasan