Reportaseindonesia.com, Depok – Di balik gemerlap dunia hiburan, ada kisah yang jarang tersorot. Bukan soal rating sinetron atau film box office, melainkan tentang bahu yang kaku dan hati yang tergerak.
Adalah Halimah, istri pengamat politik dan Kepala Bakom Pemerintah RI Mohammad Qodari. Beberapa waktu terakhir, ia harus berhadapan dengan keluhan yang terlihat sepele namun sangat mengganggu: bahu kaku yang membatasi aktivitas harian. Berbagai ikhtiar terapi telah ia coba.
Pencarian itu akhirnya membawanya ke sebuah tempat di kawasan Cibubur – Bonte Center.
Di sana, ia ditangani oleh sosok yang tak asing di dunia hiburan, Chandra Wahyu atau yang akrab disapa Mr. Bonte, bersama Ustad Tajudin. Chandra yang dikenal sebagai aktor dan sutradara, kini juga mendedikasikan diri sebagai praktisi kesehatan tradisional dan holistik.
Pertemuan itu menjadi titik balik.
“Saya sudah ikhtiar ke mana-mana, dan alhamdulillah cocok di sini. Setelah menjalani terapi di Bonte Center, saya merasakan perubahan yang signifikan. Teknik yang diberikan membuat saya merasa nyaman dan aman,” ungkap Ibu Halimah kepada ReportaseIndonesia, Minggu (28/9).
Kenyamanan dan perubahan yang dirasakan tidak berhenti sebagai pengalaman pribadi. Justru dari situlah, kepedulian itu tumbuh. Ibu Halimah tergerak untuk memberikan dukungan pada gerakan sosial yang diinisiasi Chandra Wahyu: _Bonte Cari Pahala._
“Mas Chandra Wahyu dan Ustad Tajudin juga sangat profesional dalam memberikan pelayanan. Semoga apa yang dilakukan Bonte Center bisa semakin luas manfaatnya bagi masyarakat yang membutuhkan,” tambahnya.
Bagi Chandra Wahyu, dukungan dari keluarga Mohammad Qodari ini adalah suntikan semangat. Baginya, Bonte Cari Pahala bukan sekadar layanan terapi gratis, melainkan ikhtiar kemanusiaan.
“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ibu Halimah atas kepercayaan, dukungan, dan kepeduliannya. Bagi kami, ini bukan hanya tentang terapi, tetapi tentang bagaimana kita bisa hadir untuk saudara-saudara kita yang sedang mengalami kesulitan,” ujar Chandra Wahyu saat dihubungi ReportaseIndonesia.
“Kami ingin mereka tahu bahwa mereka tidak sendirian. Selama masih ada kesempatan untuk membantu, insyaallah kami akan terus berusaha hadir dan berbagi,” sambung aktor yang juga aktif sebagai sutradara tersebut.
_Dari Panggung Hiburan ke Panggung Kemanusiaan_
Kiprah Chandra Wahyu memang tak melulu di depan kamera. Di sela kesibukannya di dunia seni peran, ia membangun Bonte Cari Pahala sebagai wadah untuk menghadirkan layanan kesehatan tradisional tanpa biaya bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan akses.
Gerakan ini akan kembali hadir menyapa warga. Pada _Minggu, 11 Oktober 2026_, Bonte Cari Pahala dijadwalkan berpartisipasi dalam peringatan _Hari Angklung Nasional yang diselenggarakan oleh PWI Kota Depok._
Dalam kegiatan yang terbuka untuk umum itu, tim Bonte Center akan memberikan layanan yang disesuaikan dengan kondisi dan hasil asesmen peserta. Sasaran program antara lain masyarakat dengan keluhan gangguan gerak, nyeri terkait saraf terjepit, keterbatasan aktivitas harian termasuk kesulitan menjalankan ibadah salat, serta pendampingan bagi penyintas stroke.
Pihak penyelenggara menegaskan, pelayanan diberikan berdasarkan asesmen dan tidak dimaksudkan untuk menggantikan pemeriksaan maupun penanganan medis yang diperlukan.
“Kami percaya, kebaikan sekecil apa pun akan sangat berarti bagi orang yang sedang membutuhkan. Dukungan Ibu Halimah menjadi penyemangat bagi kami untuk terus bergerak,” tutur Chandra.
“Semoga setiap langkah kecil yang kita lakukan menjadi ladang kebaikan dan membawa kebahagiaan bagi banyak keluarga,” pungkasnya.*(Sofyan Lubis)*
#TerapiYangMenggerakkanHati #IstriQodari #MrBonte #BonteCariPahala #BonteCenterCibubur #ChandraWahyu #HalimahQodari #MohammadQodari #PWIDepok #Depok #TerapiGratis #KesehatanTradisional #TerapiSyarafKejepit #ReportaseIndonesia


Tinggalkan Balasan