Femindonesia.com, Jakarta – Belajar tidak selalu harus berlangsung di dalam ruang kelas. Melalui permainan, tantangan, dan kerja sama, proses belajar dapat menjadi pengalaman yang menyenangkan sekaligus mengasah berbagai kemampuan anak.
Hal itu tergambar dalam kompetisi edukatif DANCOW Indonesia Cerdas Season 2yang didukung oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia. Memasuki musim kedua, kompetisi ini diikuti sekitar 192.000 siswa dari 2.168 sekolah di 40 kota dan 15 provinsi sejak awal 2026.
Setelah melewati berbagai tahapan seleksi, tim SD Fransiskus 2 Pahoman Bandar Lampung berhasil keluar sebagai Juara 1. Tim yang beranggotakan Jeselyne, Bagas, dan Nicho itu mengungguli para finalis dari berbagai daerah dalam babak final tingkat nasional.
Indonesia Cerdas Season 2 dirancang selaras dengan kurikulum nasional. Para peserta tidak hanya dihadapkan pada soal-soal pengetahuan, tetapi juga berbagai permainan dan tantangan untuk mengasah literasi, numerasi, berpikir kritis, kreativitas, pemecahan masalah, hingga kemampuan bekerja sama.
Dengan pendekatan interaktif dan menyenangkan, peserta didorong untuk tidak sekadar menemukan jawaban. Mereka juga belajar berpikir, mencoba, berdiskusi, serta bekerja sama dalam menghadapi setiap tantangan.
Bagi tim SD Fransiskus 2 Pahoman Bandar Lampung, proses tersebut menjadi pengalaman yang berkesan.
“Mengikuti Indonesia Cerdas Season 2 bersama Jeselyne dan Bagas menjadi pengalaman yang sangat seru dan berkesan bagi kami bertiga. Dari awal kompetisi hingga berhasil masuk ke tingkat nasional, kami banyak belajar, berlatih, dan saling menyemangati,” kata Nicho.
Setelah berhasil menjadi juara tingkat provinsi, ketiganya semakin bersemangat mempersiapkan diri untuk menghadapi tim-tim terbaik dari berbagai provinsi.
Kebahagiaan pun dirasakan ketika nama SD Fransiskus 2 Pahoman Bandar Lampung diumumkan sebagai Juara 1.
“Akhirnya, semua perjuangan dan usaha kami membuahkan hasil yang sangat memuaskan. Kami bersyukur mendapat dukungan dari Suster Kepala Sekolah, guru, orang tua, dan teman-teman di sekolah,” ujar Nicho.
Menurutnya, pengalaman mengikuti kompetisi tersebut akan selalu dikenang sekaligus menjadi motivasi untuk terus belajar dan berprestasi.
Bagi pihak sekolah, keberhasilan menjadi juara bukan satu-satunya pencapaian yang penting. Proses yang dilalui para siswa selama kompetisi juga dinilai memberikan pengalaman berharga bagi siswa, sekolah, dan orang tua.
Kepala SD Fransiskus 2 Pahoman Bandar Lampung, Sr. M. Paulis FSGM, M.Pd., mengatakan dukungan orang tua dan pendampingan sekolah turut membantu membentuk siswa menjadi lebih percaya diri, kompak, serta berani menghadapi berbagai tantangan.
“Menjadi Juara 1 tentu suatu kebanggaan, tetapi yang lebih penting adalah mereka belajar bahwa prestasi lahir dari kerja keras, disiplin, kerja sama, dan keberanian untuk terus berkembang,” ujarnya.
Ia berharap pengalaman tersebut dapat menjadi bekal bagi para siswa untuk terus belajar, percaya pada kemampuan diri, berani meraih cita-cita, serta tumbuh menjadi pribadi yang cakap, cerdas, unggul, dan berkarakter.
Babak final Indonesia Cerdas Season 2 juga dikemas dalam format edutainment. Rangkaian kompetisi tersebut ditayangkan melalui salah satu stasiun televisi nasional dan berbagai platform digital sepanjang Juli hingga Agustus 2026.
Format tersebut membuat proses belajar hadir lebih dekat dengan keseharian anak dan keluarga. Selain memberikan hiburan, tayangan juga dapat menjadi ruang bagi anak untuk berpikir, bereksplorasi, bertanya, serta menemukan kegembiraan dalam proses belajar.
Category Marketing Manager DANCOW, Yohana Yose Gunawan, mengatakan pihaknya percaya setiap anak Indonesia memiliki potensi yang dapat berkembang ketika mendapatkan dukungan gizi yang tepat serta kesempatan belajar yang berkualitas.
Indonesia Cerdas telah diselenggarakan sejak 2025 sebagai bagian dari upaya berkelanjutan untuk menstimulasi lahirnya generasi masa depan yang cerdas secara akademis, sosial, maupun emosional.
“Setelah rangkaian tahapan yang kompetitif namun tetap menjunjung tinggi sportivitas, di babak final Indonesia Cerdas Season 2, SD Fransiskus 2 Pahoman Bandar Lampung berhasil meraih Juara 1, disusul SD Islam Athirah 2 Bukit Baruga Makassar sebagai Juara 2, dan SD Muhammadiyah Wirobrajan 3 Yogyakarta sebagai Juara 3,” kata Yohana.
Ia berharap prestasi para peserta dapat menginspirasi lebih banyak anak Indonesia untuk berani bermimpi, giat belajar, serta mempersiapkan diri menghadapi masa depan.
Indonesia Cerdas Season 2 merupakan salah satu bentuk komitmen Nestlé DANCOW dalam mendukung tumbuh kembang optimal anak Indonesia melalui pemberian gizi dan stimulus belajar yang tepat.
Komitmen tersebut telah berlangsung bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI sejak 2008 melalui berbagai program. Di antaranya Dokter Kecil Mahir Gizi pada 2008–2018, Kreasi Anak Indonesia pada 2019–2021, Dancow FortiGro Festival Menggambar Nasional pada 2023, serta kerja sama dalam Gerakan Kemitraan Sekolah Sehat pada 2024.
Secara keseluruhan, rangkaian program tersebut disebut telah menjangkau lebih dari 392 ribu anak di 40 kota dan kabupaten di berbagai wilayah Indonesia.
Perjalanan para peserta Indonesia Cerdas Season 2 menunjukkan bahwa proses belajar yang menyenangkan dapat menjadi ruang bagi anak untuk berlatih, bekerja sama, menghadapi tantangan, sekaligus mengembangkan berbagai kemampuan yang dibutuhkan untuk menghadapi masa depan.


Tinggalkan Balasan