FEM Indonesia – Tak dipungkiri kekayaan alam dan budaya Indonesia terkenal sejak lama. Sebab itu upaya pelestarian terus dilakukan. Semisal dilakukan NutriSari W’dank yang bekerjasama dengan berbagai pihak sekaligus memperingati 10 tahun NutriSari W’dank Menghangatkan Indonesia.

Mengusung Nutrihub Cultural Week, rangkaian selebrasi di 16 titik di Indonesia yang dimulai sejak 14 hari lalu tersebut juga dijadikan untuk berbagai Nutrihub; community hub sebagai kolaborasi bagi komunitas, organisasi sampai media.

“Kami percaya bahwa dibutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak untuk dapat mempertahankan warisan keragaman budaya asli Indonesia. Acara di berbagai area tersebut kami kemas dengan format sesi khusus yang membahas tentang kearifan lokal untuk meningkatkan kepedulian serta kecintaan pada budaya Indonesia dilanjutkan dengan buka puasa bersama menggunakan kreasi takjil pilihan dari produk NutriSari W’dank. Kami sangat bersyukur NutriSari W’dank dapat diterima dengan baik oleh masyarakat hingga saat ini, hal tersebut menjadi motivasi kami untuk terus menjalankan misi kami dan berinovasi ke depannya,” papar Brand Manager NutriSari W’dank Yesaya Christian di Jakarta, belum lama ini.

Yesaya menambahkan bahwa minuman tradisional yang kaya akan rempah sudah selayaknya dilestarikan karena manfaat dan sensasi hangat yang dirasakan saat mengonsumsinya. Terlebih dalam suatu penelitian disebutkan jika rempah seperti temulawak dapat bermanfaat sebagai antioksidan, antiinflamasi, membantu menjaga kadar gula darah, dan menjaga kesehatan hati (liver).

“NutriSari W’dank konsisten menghangatkan dan menyebarkan manfaat rempah hingga pelosok nusantara melalui beberapa varian unggulannya yaitu NutriSari W’dank Bajigur, Bandrek, Empon–Empon, Sarabba Ekstra, dan Temulawak Madu,” katanya.

Di sisi lain, sambung Yesaya, NutriSari W’dank juga berupaya menggunakan rempah asli Indonesia sebagai bahan bakunya. Misalnya, pandan dari petani Jawa Barat, jahe merah dan kunyit dari Jawa Tengah, serta temulawak dari petani Jawa Timur. Bahkan dengan alternatif kemasan yang lebih praktis dan higienis, NutriSari W’dank dapat dinikmati konsumen di manapun dan kapanpun, tanpa harus mencari dan mengolah rempah sendiri.

“Selain itu, seiring dengan meningkatnya kepedulian masyarakat akan kesehatan, NutriSari W’dank saat ini juga telah dilengkapi dengan vitamin C dan vitamin D yang terbukti bermanfaat meningkatkan daya tahan tubuh,” tambahnya.

Di tempat yang sama, Putri Tenun Songket Indonesia 2022 Vina Anggi Sitorus mengaku ingin mengajak masyarakat mencintai seni karya kain Indonesia yang luar biasa indah. Pun dengan mengonsumsi minuman tradisional alternatif pilihan yang lebih sehat, praktis dan higienis.

Sementara itu Ketua Tim Kerja Strategi, Monitoring dan Kemitraan, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Indri Wahyu Susanti mengatakan pihaknya mengapresiasi komitmen NutriSari W’dank untuk ikut melestarikan dan mempromosikan kekayaan kuliner Indonesia sejak tahun 2013, melalui kerja sama Co-Branding Wonderful Indonesia.

“Seiring kemajuan zaman yang semakin modern, masih banyak generasi muda yang berpikir bahwa makanan dan minuman tradisional sudah ketinggalan zaman. Dengan pendekatan NutriSari W’dank yang sangat relevan dengan gaya hidup anak muda, kami ingin mengajak masyarakat Indonesia, untuk ikut bangga dengan kekayaan yang bangsa kita miliki, termasuk untuk kuliner lokal kita,” imbuh Indri. [foto : dokumentasi/teks : denim]