FEM Indonesia, Jakarta – Trio rock Qodir kembali menegaskan eksistensinya di kancah musik Indonesia lewat perilisan single terbaru bertajuk “LOGILA!”.
Lagu ini menjadi medium pelampiasan emosi yang jujur berangkat dari kemarahan, kekecewaan, hingga rasa muak terhadap kepalsuan dan ketidakadilan yang kerap hadir dalam kehidupan sehari-hari.
Digawangi oleh Dul Jaelani, Deriel Sudiro, dan Axel CB, Qodir menghadirkan LOGILA! bukan sekadar sebagai lagu rock dengan dentuman keras, melainkan teriakan kolektif yang merepresentasikan kegelisahan banyak orang. Energi perlawanan terasa kental, menjadikan lagu ini relevan dengan situasi sosial yang dirasakan lintas generasi.
Single ini terasa semakin istimewa dengan kehadiran Arya Novanda sebagai kolaborator gitar. Dikenal dengan sentuhan blues yang emosional, Arya memberi warna baru pada LOGILA! dengan memadukan karakter rock yang agresif dan nuansa blues yang getir—sebuah refleksi dari pengalaman hidup dan perasaan tertindas.
Dul Jaelani mengungkapkan bahwa lagu ini berangkat dari pengalaman personalnya menghadapi lingkungan yang manipulatif dan menekan. Namun, seiring proses kreatif berjalan, ia menyadari bahwa keresahan tersebut bukan hanya miliknya seorang.
“Lagu ini memang lahir dari pengalaman pribadi, tapi kemudian saya sadar, cerita ini bukan cuma tentang saya. Banyak orang mengalami hal yang sama, dan suara mereka perlu disalurkan,” ujar Dul Jaelani.
Sejak bait pembuka, LOGILA! langsung menyuguhkan lirik yang tajam dan menohok—menggambarkan ironi kehidupan ketika kata-kata bijak tak lagi sejalan dengan perbuatan. Tema tersebut membuat lagu ini terasa dekat dengan realitas sosial yang dihadapi masyarakat luas.
Bagian chorus dengan teriakan “Logila, seenaknya!” menjadi klimaks emosional lagu. Ungkapan tersebut terdengar mentah, lugas, dan tanpa kompromi, menyerupai luapan amarah suara rakyat kecil yang lelah dengan kepura-puraan dan ketidakadilan.
Arya Novanda menyebut kolaborasi ini sebagai pertemuan energi yang saling menguatkan.
“Saya sangat bersyukur bisa diberi kesempatan menciptakan lagu ini bersama Dul Jaelani dan Qodir. Perpaduan rock dan blues di lagu ini terasa sangat jujur,” katanya.
Diproduseri oleh Viki Vrananta dari Kelompok Penerbang Roket, LOGILA! hadir dengan karakter suara yang ingar-bingar namun tetap autentik. Qodir berharap lagu ini dapat menjadi pengingat bahwa perlawanan melalui musik bukan hanya soal kerasnya bunyi, melainkan keberanian untuk bersuara jujur atas apa yang dirasakan. [foto: dok. Instagram @official.qodir]


Tinggalkan Balasan