FEM Indonesia, Jakarta – Program sosial Roadshow Bonte Cari Pahala Sabang–Merauke yang digagas Founder Bonte Center, Chandra Wahyu, terus mendapat dukungan dari berbagai pihak lintas sektor.

Terbaru, dukungan datang dari Label Musik Nada Bumi, yang menyatakan kesiapan berkolaborasi dalam rangkaian roadshow kemanusiaan tersebut.

Chandra Wahyu mengungkapkan hal itu saat ditemui di Lapangan Minggle Padel, Cibubur, Jatikarya, Jumat. Ia menyampaikan bahwa kesepakatan kerja sama tercapai setelah pertemuan dengan CEO Label Nada Bumi sekaligus stakeholder RRI, Rio Zelly Rinaldo, pada Kamis malam.


“Setelah berdiskusi panjang, kami sepakat untuk bekerja sama dalam program Roadshow Bonte Cari Pahala Sabang–Merauke. Ini adalah bentuk sinergi antara pengabdian sosial dan pengembangan potensi masyarakat,” ujar Chandra Wahyu.

Dalam pelaksanaannya, roadshow ini tidak hanya menghadirkan edukasi dan pelatihan kesehatan tradisional, pelayanan kesehatan gratis, tetapi juga akan dilengkapi dengan klinik hukum gratis bagi masyarakat. Menariknya, Label Nada Bumi akan turut menghadirkan unsur hiburan dan pencarian bakat penyanyi lokal di setiap daerah yang disinggahi.

Rio Zelly Rinaldo menyatakan bahwa pihaknya akan memperkenalkan penyanyi-penyanyi binaan Label Nada Bumi untuk menghibur masyarakat sekaligus membuka ruang bagi talenta lokal yang selama ini kesulitan menembus industri musik nasional.


“Ini adalah bentuk pengabdian masyarakat dari industri musik. Kami ingin memberi panggung bagi bakat-bakat daerah agar bisa berkembang dan dikenal lebih luas,” ujar Rio.

Sosok Chandra Wahyu sendiri dikenal memiliki jejaring luas di berbagai bidang. Ia pernah berkiprah sebagai asisten pribadi staf khusus Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin, Arief Rahman, yang kini menjabat sebagai anggota DPR RI sekaligus Sekjen Pemuda Pancasila. Pengalaman panjang di dunia organisasi dan pemerintahan memperkuat komitmennya dalam menjalankan program sosial berskala nasional ini.

Selain itu, Chandra Wahyu juga memiliki latar belakang di dunia hiburan. Ia pernah membintangi sinetron Tendangan Si Madun, sejumlah FTV, hingga menyutradarai film bergenre horor. Beragam pengalaman hidup, termasuk sorotan media di masa lalu, menjadi refleksi spiritual yang menguatkan niatnya untuk lebih banyak memberi manfaat bagi masyarakat.

“Perjalanan ini adalah perjalanan spiritual saya. Pada akhirnya, ketika kita meninggalkan dunia, tidak ada yang kita bawa selain amal,” ungkapnya.

Motivasi tersebut semakin kuat setelah Chandra Wahyu kini menjalani peran sebagai single parent bagi putrinya yang tengah menempuh pendidikan di Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta.

Dukungan terhadap Roadshow Bonte Cari Pahala Sabang–Merauke juga datang dari kalangan selebritas. Sejumlah artis seperti Arya Saloka, Vista Putri, Indah Sari, dan nama-nama lainnya disebut siap memberikan dukungan dan terlibat dalam program kemanusiaan ini.

Roadshow Bonte Cari Pahala Sabang–Merauke diharapkan menjadi gerakan kolaboratif yang mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, sekaligus membuka ruang pengembangan potensi lokal di berbagai daerah Indonesia.