FEM Indonesia, Depok — Seniman sekaligus komedian asal Depok, Oscar Herbarnes, angkat suara menanggapi polemik yang menimpa komika Pandji Pragiwaksono. Menurut Oscar, keberanian Pandji dalam menyampaikan kritik melalui materi komedinya merupakan sikap yang seharusnya dimiliki oleh seorang komika.
“Pandji itu bagus sebagai komika karena berani mengkritik siapa pun. Komedi memang salah satu medium untuk menyampaikan kritik sosial,” ujar Oscar saat ditemui di Depok, Selasa, (13/1/2025).
Oscar mengaku miris jika kritik yang disampaikan melalui seni justru dibungkam. Ia menilai, apabila kritik saja tidak lagi diberi ruang, maka kebebasan seni dan berekspresi di Indonesia terancam hilang, termasuk bagi seniman, artis, pelawak, sutradara, dan pekerja seni lainnya.
“Kalau mengkritik saja dibungkam artinya tidak ada lagi kebebasan seni. Padahal seni itu salah satu cermin demokrasi,” tegasnya.
Lebih lanjut, Oscar menegaskan bahwa kebebasan berpendapat dan berekspresi merupakan hak setiap warga negara yang dijamin oleh konstitusi. Ia berharap Indonesia sebagai negara demokrasi mampu menerima kritik dari kalangan mana pun, termasuk dari dunia seni dan hiburan.
“Setiap warga negara berhak menyampaikan pendapat. Harapan saya, Siapapun di Indonesia harus siap menerima kritik, dari siapa pun dan lewat medium apa pun,” katanya.
Sebagaimana diketahui, Pandji Pragiwaksono baru-baru ini menjadi sorotan publik setelah salah satu materi komedinya yang tayang di platform Netflix bertajuk Mens Rea viral di media sosial. Konten tersebut kemudian berujung pada laporan polisi oleh salah satu pihak dari masyarakat, sehingga memicu perdebatan luas terkait batas kebebasan berekspresi dan kritik dalam seni komedi.


Tinggalkan Balasan