FEM Indonesia, Jakarta — Film horor “Suzanna: Santet – Dosa di Atas Dosa” produksi Soraya Intercine Films sukses menembus angka 1 juta penonton di bioskop. Capaian ini menegaskan kuatnya daya tarik warisan sang Ratu Horor Indonesia, Suzzanna, yang tetap hidup di hati masyarakat.

Film yang diproduseri oleh Sunil Soraya ini sekaligus menjadi film ketiga dalam waralaba Suzanna yang meraih status blockbuster. Di tengah momentum libur Lebaran, pencapaian tersebut menempatkan film ini sebagai salah satu tontonan paling diminati tahun ini.

Menariknya, film ini juga menjadi debut film Lebaran bagi Luna Maya, yang dipercaya memerankan karakter ikonik Suzanna. Ia mengaku bangga sekaligus terharu atas respons positif penonton.

“Raihan 1 juta penonton ini adalah bukti bahwa sosok Bunda Suzanna masih sangat dicintai. Terima kasih untuk penonton Indonesia. Ini terasa sangat manis karena menjadi film Lebaran pertamaku,” ujar Luna Maya.

Sementara itu, Sunil Soraya menyebut film ini sebagai bentuk penghormatan terhadap sosok Suzanna yang memiliki sejarah panjang bersama rumah produksi tersebut.

“Film ini adalah tribute kami untuk Suzanna, yang telah menjadi ikon besar perfilman Indonesia. Kami merasa terhormat bisa menghadirkan kembali sosok legendaris ini ke layar lebar,” katanya.

Sutradara Azhar Kinoi Lubis juga mengapresiasi antusiasme penonton terhadap film yang dikemas dengan nuansa horor kolosal tersebut.

“Terima kasih kepada penonton yang sudah menikmati pengalaman sinematik yang kami hadirkan,” ujarnya.

Diproduksi oleh Soraya Intercine Films bersama Legacy Pictures dan Navvaros Entertainment, “Suzanna: Santet – Dosa di Atas Dosa” menghadirkan kembali intellectual property (IP) horor legendaris Indonesia dalam balutan produksi yang lebih megah dan modern.

Film ini telah tayang di bioskop sejak 18 Maret 2026 dan terus menunjukkan performa impresif selama masa libur Lebaran, memperkuat posisi genre horor sebagai salah satu favorit penonton Tanah Air.