FEM Indonesia, Jakarta – Setelah lebih dari tiga dekade mewarnai industri musik Indonesia, band WAYANG resmi membuka lembaran baru pada pertengahan 2026 dengan melakukan perubahan besar dalam tubuh grup musik tersebut.

Transformasi ini tak hanya menyentuh sisi musikalitas, tetapi juga formasi personel hingga identitas band secara keseluruhan.

Band yang dikenal lewat lagu-lagu hits seperti Damai, Dongeng, dan Andai Kau Adakini tampil dengan susunan personel baru. Formasi terbaru WAYANG terdiri dari Taurin sebagai vokalis, Odji di posisi bass, Ilham dan Aie sebagai gitaris, serta Farid di kursi drummer.

Kehadiran Taurin sebagai vokalis perempuan menjadi sorotan tersendiri dan menandai warna baru dalam perjalanan WAYANG.

Perubahan formasi ini terjadi setelah dinamika internal yang membuat Odji menjadi satu-satunya personel lama yang tersisa. Meski demikian, semangat untuk menjaga eksistensi WAYANG justru menjadi titik awal kebangkitan baru band tersebut.

“Akhir tahun 2025 lalu hanya tersisa saya sebagai personel asli yang masih ingin meneruskan perjalanan WAYANG. Tapi kami ingin WAYANG tetap hidup,” ujar Odji.

Ia menjelaskan, proses pencarian personel baru berjalan secara alami tanpa melalui audisi resmi. Pertemuan dengan Taurin dan Farid menjadi momentum penting yang kemudian disusul bergabungnya Ilham dan Aie.

Menurut Odji, hadirnya para personel baru membawa energi positif sekaligus semangat baru bagi WAYANG.

“Kami ingin menghadirkan WAYANG dengan nyawa dan energi baru, bukan sekadar melanjutkan yang lama,” katanya.

Tak hanya pergantian personel, WAYANG juga melakukan penyegaran identitas penggemar. Kini para fans resmi disebut Pendongeng, menggantikan nama lama Wayangku. Langkah ini menjadi simbol kuat dari proses rebranding yang tengah dijalani band tersebut.

Dengan konsep baru dan semangat baru, WAYANG berharap tetap relevan di tengah perkembangan industri musik yang semakin dinamis dan kompetitif. [Foto: Dok. WYG Production]