FEM Indonesia, JAKARTA – Industri komik Indonesia kembali menghadirkan karya orisinal yang siap menembus pasar lebih luas. Adalah Penerbit Elex Media Komputindo⁠ resmi meluncurka  komik Bandits of Batavia, karya kreator Indonesia, Bryan Valenza, yang memadukan aksi, fantasi, sejarah, dan folklore Nusantara dalam satu kisah penuh ketegangan.

Komik yang diterbitkan di bawah naungan  Gramedia⁠ ini menjadi salah satu upaya menghadirkan intellectual property (IP) lokal berkualitas dengan daya tarik global.

Bandits of Batavia merupakan karya orisinal Bryan yang sebelumnya telah didistribusikan secara internasional. Melalui komik ini, Bryan menghadirkan genre folk-action thriller yang menggabungkan drama sejarah, unsur mistisisme, serta aksi berlatar Batavia pada masa lampau.


Cerita berpusat pada sosok Pitung, seorang anak laki-laki yang menjadi satu-satunya penyintas tanpa luka setelah kampung Rawa Belong dibakar oleh sekelompok bandit. Didorong oleh dendam atas kematian orang tua dan saudara angkatnya, Ji’ih, Pitung menjalani perjalanan panjang untuk menguasai ilmu silat sekaligus memahami dunia para bandit.

Perjalanan tersebut membentuk Pitung menjadi sosok bandit bertopeng bernama Banteng Hitam, yang memilih melawan kegelapan dengan cara yang sama.

Mengambil latar ketika Jakarta masih bernama Batavia, komik ini menampilkan pertarungan silat yang dipadukan dengan berbagai ajian dan unsur mistisisme Nusantara. Pendekatan tersebut menghadirkan interpretasi baru terhadap warisan budaya Indonesia dalam kemasan modern yang relevan bagi generasi masa kini.


“Kami ingin menghadirkan cerita yang berakar kuat pada identitas Indonesia, namun tetap memiliki daya tarik universal.
Bandits of Batavia menjadi salah satu upaya untuk memperkenalkan kekayaan budaya lokal melalui medium komik yang dekat dengan generasi saat ini,” ujar Bryan Valenza, Sabtu (28/6/2026).

Komik Bandits of Batavia resmi diluncurkan pada 28 Juni 2026 dan akan tersedia di seluruh toko Gramedia di Indonesia mulai 1 Juli 2026. Karya ini juga menjadi bagian dari semesta BEYONDTOPIA, sebuah independent IP house yang didirikan Bryan Valenza dan berfokus mengembangkan berbagai cerita orisinal yang terinspirasi dari folklore, sejarah, dan mitologi Indonesia.

Selain dikenal sebagai Co-Founder BEYONDTOPIA, Bryan juga memiliki rekam jejak di industri komik internasional sebagai Exclusive Color Artist untuk  Marvel Comics⁠. Menariknya, Bandits of Batavia tidak hanya hadir dalam format komik. IP lokal tersebut saat ini tengah dipersiapkan untuk diadaptasi menjadi film layar lebar oleh  Imajinari⁠, rumah produksi yang didirikan oleh Ernest Prakasa.


Rencana adaptasi tersebut menjadi langkah strategis dalam memperluas jangkauan cerita dan karakter karya kreator Indonesia ke medium yang lebih luas, sekaligus memperkuat posisi IP lokal di industri kreatif nasional.