FEM Indonesia, BEKASI – Badan Akreditasi Lembaga Kesejahteraan Sosial (BALKS) Kementerian Sosial Republik Indonesia melakukan visitasi dan asesmen terhadap Yayasan Humaniora Rumah Kemanusiaan di Kranggan Permai, Jatisampurna, Kota Bekasi, Jumat (26/6/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari proses akreditasi guna memastikan kualitas layanan lembaga kesejahteraan sosial (LKS) kepada masyarakat.

Visitasi dilakukan oleh tim asesor BALKS Kemensos RI bersama Dinas Sosial Kota Bekasi yang merupakan wilayah kerja Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Bandung. Kegiatan serupa berlangsung di sejumlah LKS di Kota Bekasi sejak 24 hingga 27 Juni 2026.

Asesor BALKS Kemensos RI, Annisa Nurjanah, menjelaskan bahwa visitasi dilakukan untuk memverifikasi sekaligus memvalidasi kelayakan operasional lembaga sosial.

“Visitasi Dinas Sosial bersama Tim Asesor Badan Akreditasi Lembaga Kesejahteraan Sosial (BALKS) Kemensos RI ini dilakukan untuk memverifikasi dan memvalidasi kelayakan operasional sebuah lembaga sosial,” ujar Annisa saat melakukan visitasi.

Menurut Annisa, proses asesmen meliputi enam standar utama, yakni program, proses layanan, manajemen, sumber daya manusia (SDM), sarana dan prasarana, serta hasil layanan. Selain itu, asesmen juga bertujuan memastikan tata kelola lembaga berjalan secara profesional dan sesuai dengan standar yang ditetapkan pemerintah.

“Akreditasi bertujuan menjamin mutu layanan, memastikan perlindungan dan keselamatan penerima manfaat, serta mendorong tata kelola lembaga yang transparan dan akuntabel,” katanya.

Ia menambahkan, lembaga yang memperoleh akreditasi akan mendapatkan pembinaan teknis secara langsung dari Kementerian Sosial RI sehingga pelaksanaan program dapat lebih tepat sasaran dan berdampak nyata bagi masyarakat.

“Lembaga yang terakreditasi juga memiliki legitimasi yang lebih kuat sehingga mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat maupun para donatur,” tambahnya.

Sebelumnya, BBPPKS Bandung bersama Dinas Sosial Kota Bekasi telah menggelar Pelatihan Manajemen Lembaga Kesejahteraan Sosial (MLKS) pada 8 hingga 11 Juni 2026. Pelatihan tersebut diikuti 34 peserta yang berasal dari unsur masyarakat, pekerja sosial, serta pimpinan lembaga sosial di Kota Bekasi.

Tim visitasi terdiri atas Maya Ratnasari dari BBPPKS Bandung, Annisa Nurjanah dan Gunawan Wibiksana selaku asesor, serta Chandra dari Dinas Sosial Kota Bekasi.

Sementara dari Yayasan Humaniora Rumah Kemanusiaan hadir Pendiri dan Ketua Umum Eddie Karsito, Dewan Penasehat R. Iwan Gardiawan KS, Ketua Bidang Kreatif dan Usaha I Gusti Made Ardikabudi, Ahmad Gajali dari Humaniora Rumah Pintar, serta Desi Nani Nuraini dari Humaniora Rumah Geriatri.

Pendiri sekaligus Ketua Umum Yayasan Humaniora Rumah Kemanusiaan, Eddie Karsito, menyampaikan apresiasi kepada BALKS Kemensos RI, BBPPKS Bandung, dan Dinas Sosial Kota Bekasi atas pendampingan dan pembinaan yang diberikan.

“Terima kasih kami sampaikan kepada seluruh pemangku kepentingan, khususnya tim asesor, BALKS Kemensos RI, BBPPKS Bandung, dan Dinas Sosial Kota Bekasi atas bimbingan dan pembinaannya,” ujar Eddie.

Menurutnya, visitasi tersebut menjadi bukti nyata kepedulian pemerintah dalam membangun kolaborasi lintas sektor antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pilar-pilar sosial.

Yayasan Humaniora Rumah Kemanusiaan selama ini aktif melakukan pembinaan terhadap ratusan masyarakat miskin perkotaan dan kelompok rentan sosial di wilayah perbatasan Kota Bekasi, Kota Depok, Kabupaten Bogor, hingga Jakarta Timur.

Selain memberikan pendampingan sosial, yayasan tersebut juga membantu penyelesaian berbagai persoalan administrasi kependudukan, mulai dari pengurusan KTP, Kartu Keluarga, akta kelahiran, hingga memastikan anak-anak dari keluarga marginal tetap memperoleh akses pendidikan.