Femindonesia.com, JAKARTA – Betrand Putra Onsu akhirnya buka suara setelah namanya dikaitkan dengan dugaan tindak pidana kekerasan seksual yang beredar luas di media sosial.
Didampingi kuasa hukum dan manajemen, Betrand membantah tuduhan tersebut dan menegaskan dirinya tidak pernah melakukan pelecehan seksual, kekerasan, maupun tindakan yang disertai paksaan.
Betrand menyampaikan bantahannya dalam konferensi pers pada Senin (14/9). Ia juga mengaku tidak mengenal perempuan yang disebut dalam informasi mengenai dugaan kasus tersebut.
“Saya tidak pernah melakukan pelecehan seksual, kekerasan, ataupun tindakan dengan paksaan seperti yang dituduhkan,” ujar Betrand.
Betrand kemudian memaparkan kronologi berdasarkan apa yang dialaminya. Ia mengatakan saat kejadian sedang makan dan bernyanyi bersama sejumlah teman. Menurutnya, terdapat dua perempuan yang kemudian masuk ke tempat tersebut. Namun, ia mengaku tidak menyadari kehadiran keduanya.
Betrand baru mengetahui keberadaan mereka ketika salah satu perempuan tersebut tiba-tiba menangis. Ia mengaku sempat menanyakan kondisi perempuan itu, tetapi tidak mendapatkan jawaban.
Star Media Nusantara selaku talent management yang menaungi Betrand Putra Onsu mengatakan pihaknya terus memantau perkembangan persoalan tersebut bersama tim kuasa hukum.
Manajemen juga memastikan Betrand bersikap kooperatif dan siap mengikuti proses hukum yang berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Persoalan ini menjadi perhatian publik setelah informasi mengenai dugaan kekerasan seksual yang dikaitkan dengan Betrand beredar luas di media sosial.
Meski demikian, informasi yang beredar belum dapat menjadi dasar untuk menyimpulkan seseorang bersalah. Seluruh pihak diharapkan tetap menghormati proses hukum dan mengedepankan asas praduga tak bersalah hingga terdapat kepastian berdasarkan proses hukum yang berlaku. [foto dok: istimewa].


Tinggalkan Balasan