Jakarta — Program sosial Bonte Cari Pahala terus mematangkan langkah menuju roadshow nasional dari Sabang hingga Merauke. Kali ini, Evi Wiharjanti dari Evolt Management turun langsung sebagai konseptor utama untuk memastikan kegiatan tersebut dapat diterima dan didukung oleh berbagai pihak, baik swasta maupun pemerintah.

Evi Wiharjanti menyampaikan bahwa persiapan roadshow masih terus berproses dan telah memasuki tahap finalisasi perjalanan. Dukungan dari berbagai kalangan pun terus berdatangan, menandakan besarnya antusiasme terhadap program kemanusiaan ini.

Dikenal luas di kalangan sosialita dan pemerintahan, Evi Wiharjanti selama ini aktif menggelar berbagai kegiatan berskala nasional, mulai dari bazar UMKM, konser musik, kegiatan sosial, hingga event kolaborasi dengan instansi pemerintah. Pengalaman tersebut menjadi bekal penting dalam mengonsep roadshow Bonte Cari Pahala agar memberikan dampak nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia.

“Program ini diharapkan bisa memberi manfaat langsung kepada masyarakat. Kami ingin menjadikannya sebagai program unggulan yang nyata dan berkelanjutan,” ujar Evi Wiharjanti.

Ia juga berharap dukungan penuh dari pemerintah pusat maupun daerah untuk berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, Bonte Cari Pahala sangat relevan dengan kondisi Indonesia saat ini yang kerap menghadapi bencana alam tak terduga.

Sebagai event organizer pendukung utama, Evolt Management menilai program ini memiliki nilai strategis nasional. Melalui pelatihan dan pelayanan kesehatan gratis berbasis kesehatan tradisional, masyarakat diharapkan memiliki kesiapsiagaan dasar dalam menghadapi situasi darurat dan dapat mendampingi tenaga medis saat bencana terjadi.

“Kami membuka pintu selebar-lebarnya bagi pihak swasta dan instansi pemerintah yang ingin berpartisipasi. Program ini milik bersama dan untuk kepentingan masyarakat luas,” tegas Evi.

Sementara itu, inisiator program Bonte Cari Pahala, Chandra Wahyu—yang dikenal sebagai mantan pemain sinetron Tendangan Madun, sejumlah FTV, serta sutradara film bergenre horor—menyampaikan bahwa perjalanan hidupnya di dunia hiburan dan organisasi sosial membentuk kesadaran akan pentingnya berbagi.

Chandra Wahyu, yang juga sempat menjadi sorotan publik dalam perjalanan hidupnya, kini menjalani peran sebagai single parent bagi putrinya yang tengah menempuh pendidikan di Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta. Pengalaman tersebut menjadi salah satu motivasi kuat baginya untuk menjalankan misi kemanusiaan ini.

“Ketika kita meninggalkan dunia, tidak ada yang kita bawa selain manfaat yang pernah kita berikan,” ungkap Chandra Wahyu.

Program Bonte Cari Pahala pun mendapat dukungan luas dari kalangan selebritas dan tokoh publik. Sejumlah artis seperti Arya Saloka, Vista Putri, Indah Sari, dan lainnya dikabarkan akan turut memberikan dukungan dalam rangkaian roadshow Sabang–Merauke tersebut.

Dengan konsep matang dan dukungan lintas sektor, Bonte Cari Pahala diharapkan menjadi gerakan sosial nasional yang mampu memberi dampak nyata bagi masyarakat Indonesia.