FEM Depok – Jamaah haji asal Kota Depok, di Kloter 12 JKS harus menjalani proses pendaratan darurat di Bandara Internasional Kualanamu di Medan, Sumatera Utara, akibat dapat ancaman bom terhadap pesawat Saudia Airlines SV-5726 yang mereka tumpangi.

Pesawat dengan rute Jeddah–Jakarta tersebut dialihkan pendaratannya ke Bandara Kualanamu pada Selasa pagi (17/06/25), sekitar pukul 10.44 WIB. Ancaman tersebut dikirim oleh pihak anonim melalui surat elektronik pada pukul 07.30 WIB dan menyebutkan bahwa pesawat akan diledakkan.

“Betul itu pesawat yg membawa jamaah kloter 12 JKS Kota Depok. Dengan jumlah 422 jemaah haji. Saat ini jemaah sedang didorong menuju hotel atau asrama haji Sumatra Utara untuk istirahat, dan kemungkinan tiba di asrama haji bekasi dan pemda Depok besok rabu (18/6). Jam nya belum ada info,” ungkap Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Depok, Enjat Mujiat, Selasa (17/6/2025).

Menurutnya saat ini Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenang Sumatera Utara (Sumut) dan Kanwil Kemenag Jawa Barat turun langsung ke bandara untuk menenangkan jamaah dan terus malakukan koordinasi. 

Sementara ketua Kloter 12 JKS Kota Depok, Nurlaela Muhammad, menyampaikan klarifikasi kepada para jamaah terkait situasi yang dihadapi. “Karena alasan keamanan penerbangan, maka dengan berat hati malam ini kita akan diinapkan di hotel di Medan. Seluruh akomodasi dan konsumsi jamaah sepenuhnya akan ditanggung oleh pemerintah Sumatra Utara,” ujarnya.

Nurlaela menjelaskan, seluruh barang bawaan jamaah saat ini masih berada dalam pengawasan ketat petugas bandara, sehingga para jamaah diinapkan hanya dengan membawa barang yang melekat di tubuh masing-masing.

“Mohon doa, kesabaran dan kerjasama dari semua jamaah agar upaya mengamankan perjalanan kita dapat berjalan dengan baik. Semoga kita semua bisa berkumpul kembali dengan keluarga dalam keadaan sehat dan selamat,” paparnya. Ia juga meminta doa dari seluruh masyarakat Kota Depok.

“Kami mohon doa dari masyarakat, agar seluruh jamaah haji kita dapat melalui situasi ini dengan tenang. Saat ini semua dalam kondisi aman dan baik. Kami terus berkoordinasi dengan panitia pusat dan otoritas penerbangan,” ungkapnya.

Rencana penerbangan lanjutan ke Jakarta akan diinformasikan lebih lanjut setelah hasil pemeriksaan keamanan dinyatakan aman.