FEM Indonesia, Jakarta – Fenomena penipuan asmara atau yang disebut love scamming yang kian marak di Indonesia diangkat ke layar lebar lewat film terbaru berjudul “Balas Budi”.
Film produksi Imagine Pictures yang berkolaborasi dengan Anami Films dan Ten Cuts ini dijadwalkan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 5 Februari 2026.
Disutradarai oleh Reka Wijaya, Balas Budi mengusung genre drama komedi dengan sentuhan aksi dan ketegangan. Film ini mengisahkan keberanian, persahabatan perempuan (sisterhood), serta upaya balas dendam yang konyol namun penuh makna terhadap praktik penipuan asmara yang merugikan banyak korban.
Cerita berfokus pada Alma (Michelle Ziudith), seorang perempuan yang hidupnya hancur setelah menjadi korban penipuan Budi (Yoshi Sudarso), pria karismatik dengan segudang identitas palsu.
Budi digambarkan sebagai penipu ulung yang mampu menyamar sebagai pangeran idaman, koki ternama berdarah Prancis, hingga pengusaha sukses, demi menguras harta para korbannya hingga miliaran rupiah.
Tidak ingin terus terjebak sebagai korban, Alma menggagas sebuah rencana bernama “Misi Balas Budi”. Dalam perjalanannya, ia bertemu dengan Ayu (Niken Anjani), Uli (Givina), dan Thalita (Gisella Anastasia), tiga perempuan lain yang juga pernah terjebak tipu daya Budi. Keempatnya kemudian membentuk aliansi tak terduga untuk mengumpulkan bukti, melakukan pengintaian, dan menyusun strategi demi menjebak Budi sebelum kembali memakan korban.
Produser film Balas Budi, Chetan A. Samtani, mengatakan film ini ingin menghadirkan hiburan yang relevan dengan realitas sosial saat ini.
“Melalui film Balas Budi, kami ingin mengangkat isu love scamming yang dekat dengan kehidupan masyarakat dengan kemasan yang segar dan menghibur. Selain hiburan, film ini juga mengandung unsur edukasi agar penonton lebih waspada terhadap berbagai bentuk penipuan online yang semakin marak,” ujarnya.
Sementara itu, Michelle Ziudith menilai film ini menampilkan kekuatan perempuan yang berangkat dari luka dan keberanian untuk bangkit.
“Alma mewakili banyak orang yang mungkin merasa malu atau takut setelah tertipu. Film ini ingin menunjukkan bahwa menjadi korban bukanlah akhir segalanya. Kekuatan muncul ketika kita berani bersuara dan saling mendukung,” tutur Michelle.
Trailer resmi Balas Budi memperlihatkan kontras antara kehidupan glamor penuh janji palsu yang diciptakan Budi dengan realitas pahit para korbannya. Kisah bermula dari gagalnya pernikahan Alma akibat Budi yang tiba-tiba menghilang, lalu berlanjut pada rangkaian misi balas dendam yang dikemas secara konyol, lucu, namun menegangkan.
Sementara itu, poster resmi film menampilkan visual ceria dengan dominasi warna kuning, menampilkan deretan pemain yang muncul dari bunga pengantin. Budi berada di pusat, dikelilingi empat perempuan yang pernah menjadi korbannya—sebuah simbol kebahagiaan semu yang menyimpan pengkhianatan.
Selain Michelle Ziudith, Yoshi Sudarso, Gisella Anastasia, Niken Anjani, dan Givina, film ini juga dibintangi oleh Asri Welas dan Ferry Salim.
Dengan cerita yang relevan, pesan sosial yang kuat, serta balutan komedi segar, “Balas Budi” siap menjadi tontonan yang menghibur sekaligus membuka mata penonton.


Tinggalkan Balasan