Femindonesia.com, JAKARTA – Semangat kemerdekaan dan kebersamaan alumni mewarnai kegiatan “Gowes Merdeka & Nyoblos Bareng” yang digelar Ikatan Alumni SMPN 85 Jakarta (Ikadelima), Sabtu (29/8/2026).

Bertempat di SMPN 85 Jakarta, kegiatan yang berlangsung sejak pukul 06.30 hingga 12.00 WIB tersebut diikuti lebih dari 100 alumni. Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini sekaligus menjadi momentum pergantian kepemimpinan Ikadelima periode 2026–2029.

Acara dibuka Pembina Ikadelima, H. Ahmad Sumbalawi. Ia mengingatkan pentingnya peran alumni dalam memberikan kontribusi positif bagi almamater. “SMPN 85 Jakarta telah meluluskan para alumni terbaik, dan sudah menjadi tanggung jawab kita untuk terus berkontribusi nyata bagi sekolah,” ujar Ahmad.

Suasana semakin semarak ketika para alumni mengikuti Gowes Merdeka. Peserta bersepeda santai menyusuri kawasan Pondok Labu dan sekitarnya. Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 07.00 WIB itu tidak sekadar menjadi aktivitas olahraga, tetapi juga menjadi ruang bertemu dan mempererat silaturahmi lintas angkatan.

Usai gowes, acara dilanjutkan dengan agenda utama, yakni pemilihan Ketua Ikadelima periode 2026–2029. Pemilihan tersebut menandai berakhirnya masa kepengurusan Abdul Rahman Mandole yang telah memimpin organisasi selama periode 2023–2026.

Ketua Panitia Pelaksana Pemilihan, Hj. Marwieta, mengatakan pergantian kepemimpinan merupakan bagian dari proses regenerasi organisasi.

“Selama tiga tahun terakhir, Abdul Rahman dan tim telah banyak menorehkan nilai-nilai positif serta program-program yang membawa kemajuan bagi Ikadelima. Kini saatnya tongkat estafet kepemimpinan diteruskan oleh sosok baru,” katanya.

Pemilihan berlangsung secara langsung dan tertutup dengan dua kandidat, yakni M. Natsir.T, alumni angkatan 1991 sebagai calon nomor urut 1, serta Teguh Hardiwibowo, alumni angkatan 1993 sebagai calon nomor urut 2.

Setelah proses pemungutan dan penghitungan suara, Teguh Hardiwibowo Angkatan 1993 terpilih sebagai Ketua Ikadelima periode 2026–2029.

Dalam serah terima jabatan, Abdul Rahman Mandole menyampaikan pesan kepada kepengurusan baru agar terus menjaga kebersamaan dan melanjutkan berbagai program positif yang telah berjalan.

“Teruskan kebersamaan ini. Jaga dan lanjutkan program-program kerja Ikadelima yang sudah bergulir positif. Ini adalah rumah kita bersama,” ujarnya.

Sementara itu, Teguh Hardiwibowo mengajak seluruh alumni memberikan dukungan terhadap kepengurusan barunya.

“Saya mohon support dan doa dari seluruh alumni. Tongkat estafet kepemimpinan ini akan saya lanjutkan dengan sebaik-baiknya, dan saya berkomitmen untuk menghadirkan program-program yang bermanfaat bagi almamater dan sesama alumni,” tutur Teguh.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan pengundian door prize. Momen tersebut sekaligus menjadi penutup hangat bagi para alumni yang hadir.

Melalui kepengurusan baru, Ikadelima diharapkan terus menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi alumni sekaligus berkontribusi bagi kemajuan SMPN 85 Jakarta melalui berbagai kegiatan sosial, pendidikan, dan pengembangan almamater.