FEM Jakarta — Satu bulan menjelang pelaksanaan Kongres Persatuan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), sejumlah nama mulai mencuat sebagai kandidat Ketua Umum PWI Pusat periode 2025–2030.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, terdapat tujuh tokoh yang dinilai layak memimpin organisasi kewartawanan tertua dan terbesar di Indonesia tersebut, yaitu:
1. Hendry Ch Bangun – Ketua Umum PWI hasil Kongres Bandung
2. Zulmansyah Sekedang – Ketua Umum PWI hasil KLB Jakarta
3. Atal S. Depari – Ketua Umum PWI periode 2018–2023
4. Johnny Hardjojo – Ketua Dewan Penasihat PWI Jaya 2024–2029
5. Rusdy Nurdiansyah – Ketua PWI Kota Depok 2021–2027
6. Teguh Santoso – Anggota Dewan Kehormatan PWI 2018–2020
7. Akhmad Munir – Direktur Utama LKBN Antara
Kongres Persatuan PWI dijadwalkan berlangsung pada 29–30 Agustus 2025 di Cikarang, Jawa Barat, dan akan menjadi momentum penting untuk menyatukan kembali organisasi setelah periode dualisme kepemimpinan.
Dua isu krusial yang sebelumnya menjadi perhatian telah berhasil disepakati, yakni, Penggantian anggota Steering Committee (SC) menyusul wafatnya Wina Armada Sukardi dan pengunduran diri Atal S. Depari. Dan Validasi peserta Kongres Persatuan, yang mencakup 39 provinsi dan cabang khusus Surakarta.
Kesepakatan tersebut dicapai melalui serangkaian pertemuan yang dimediasi oleh anggota Dewan Pers, Dahlan Dahi, dan dikukuhkan pada Sabtu, 2 Agustus 2025. Dengan keputusan ini, panitia SC dan Organizing Committee (OC) kini dapat melanjutkan persiapan teknis menjelang kongres.
“Alhamdulillah, SC sudah lengkap dan peserta kongres telah disepakati sesuai PDPRT PWI. Harapan kami, seluruh tata tertib dan hasil kongres nantinya tetap mengacu pada AD/ART, serta tidak ada lagi gugatan hukum dari pihak manapun,” ujar Zulmansyah Sekedang, Ketua Umum PWI hasil KLB Jakarta.
“Pengganti anggota SC telah ditetapkan dan peserta dari seluruh daerah sudah final secara prinsip. Selasa, 5 Agustus 2025, panitia siap mengundang seluruh peserta secara resmi,” kata Hendry Ch Bangun, Ketua Umum PWI hasil Kongres Bandung.
Sebagai pengganti Wina Armada dan Atal Depari di SC, telah ditunjuk Marah Sakti Siregar dan Diapari Sibatangkayu Harahap, yang akan bergabung bersama lima anggota SC lainnya. SC akan mulai menetapkan syarat calon Ketua Umum dan memverifikasi berkas pendaftaran.
Hari pertama kongres akan difokuskan pada konsolidasi organisasi dan teknis pelaksanaan, sementara hari kedua menjadi puncak acara dengan agenda utama: pemilihan Ketua Umum dan Ketua Dewan Kehormatan PWI.
Kongres ini diharapkan menjadi titik balik bagi PWI dalam memperkuat kembali marwah organisasi dan profesionalisme kewartawanan di Indonesia.


Tinggalkan Balasan