FEM Indonesia – Bersiaplah untuk tertawa sekaligus misuh-misuh serta bisa bikin baper. Rumah produksi Im-a-gin-e, Anami, dan Ten Cuts segera merilis film terbaru mereka karya sutradara Reka Wijaya, Balas Budi, sebuah drama komedi romantis yang ringan namun menggigit.
Film ini mengangkat fenomena love scamming (penipuan cinta) yang dibintangi oleh Yoshi Sudarso, Michelle Ziudith, Gisella Anastasia, Niken Anjani, Givina hingga aktor senior Asri Welas dan Ferry Salim.
Balas Budi membawa penonton mengikuti perjalanan Alma, seorang wanita yang terjebak tipu daya Budi, pria dengan seribu identitas, mulai dari koki palsu hingga pengusaha gadungan. Alih-alih terpuruk dalam kesedihan, Alma memilih jalan yang lebih seru yakni mengumpulkan sesama korban, Ayu, Uli, dan Thalita, untuk membentuk sebuah tim “detektif amatir” demi membongkar kedok sang penipu.
Komedi romantis yang relate dengan kehidupan perempuan, film ini sengaja dikemas dengan mood yang ringan dan cocok dijadikan tontonan pelepas penat. Penonton tidak akan disuguhi drama yang berat, melainkan aksi-aksi kocak dan dialog spontan khas persahabatan perempuan saat menyusun strategi “balas dendam” yang cerdik. Dinamika antara Alma, Ayu, Uli dan Thalita menunjukkan bahwa di balik setiap musibah, selalu ada ruang untuk tawa jika dihadapi bersama sahabat.
“Film ini sebenarnya punya nilai kuat untuk perempuan di Indonesia. Kami ingin menunjukkan bahwa saat perempuan bersatu, tidak ada yang tidak mungkin bahkan menangkap penipu ulung sekalipun. ‘Balas Budi’ bukan tentang kesedihan, tapi tentang bagaimana kita menertawakan masa lalu atau kebodohan yang pernah kita lakukan dan bangkit dengan cara yang seru. Premis film ini tentu memberikan sesuatu yang fresh di bulan Februari ini” ujar produser Im-a-gin-e, Chetan Samtani.
Selain menawarkan hiburan, Balas Budi juga menyelipkan pesan reflektif tentang maraknya penipuan berbasis relasi emosional yang kerap menyasar perempuan. Film ini tidak menggurui atau menghakimi para korbannya, melainkan menempatkan mereka sebagai subjek yang cerdas, dan mampu mengambil kembali kendali atas hidup mereka. Dengan pendekatan yang hangat dan penuh empati, kisah Alma, Ayu, Uli, dan Thalita menjadi representasi bahwa pengalaman pahit bisa diubah menjadi kekuatan ketika dihadapi bersama.
“Kami ingin menghadirkan tontonan yang menjadi ‘feel good movie’ bagi penonton. Isu penipuan memang menyebalkan, tapi lewat pendekatan komedi dan fokus pada persahabatan perempuan, kami ingin memberikan energi positif. Ini adalah film tentang perempuan yang dibalut dengan kumpulan tawa yang bikin penonton games, baper, bahkan sampai misuh-misuh.” jelas sutradara Balas Budi, Reka Wijaya.
Didukung oleh jajaran pemain dengan chemistry yang kuat, Balas Budi berhasil menangkap keintiman persahabatan perempuan yang khas, mulai dari obrolan receh, saling menguatkan, hingga keberanian untuk tertawa atas keputusan bodoh dalam hidup.
Kehadiran karakter-karakter yang dekat dengan keseharian penonton membuat film ini terasa relevan, sekaligus menjadi pengingat bahwa solidaritas dan humor seringkali menjadi senjata paling ampuh untuk melewati masa sulit dan patah hati.
“Syuting ‘Balas Budi’ terasa seperti nongkrong bareng sahabat sendiri. Energi ‘girl power’-nya sangat terasa. Saya rasa penonton perempuan akan banyak melihat diri mereka atau sahabat mereka di dalam karakter-karakter film ini. Lucu, gemas, tapi tetap punya pesan yang kuat” papar Gisella Anastasia yang memerankan karakter Thalita.
Dengan pendekatan visual yang penuh warna seperti kisah hidup para korban Budi, bersiaplah untuk tertawa, ikut misuh-misuh, sekaligus terbawa perasaan. Balas Budi menjanjikan pengalaman menonton yang menyegarkan bagi siapa pun yang pernah dikecewakan oleh cinta, namun beruntung memiliki sahabat yang selalu hadir memberi dukungan.
Pastikan Anda menjadi bagian dari Misi Balas Budi yang akan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 5 Februari 2026


Tinggalkan Balasan