FEM Indonesia, Depok – Pemerintah Kota Depok memastikan kegiatan Car Free Day (CFD) di kawasan Jalan Margonda Raya hingga Jalan Arief Rahman Hakim akan terus berlangsung selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.

Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah, menegaskan keputusan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk menjaga keseimbangan antara kekhusyukan ibadah dan keberlangsungan aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM).

“CFD tetap berjalan selama Ramadan. Pemerintah tidak boleh membatasi orang yang berjualan. Justru kami ingin ekonomi masyarakat tetap bergerak,” ujar Chandra.

Pemkot Depok mengimbau agar para pedagang untuk menyesuaikan jenis dagangan dengan suasana Ramadan. Para pelaku usaha dianjurkan menjual makanan dan minuman siap bungkus yang bisa digunakan masyarakat sebagai persiapan berbuka puasa.

Namun, imbauan tersebut masih bersifat persuasif dan belum dituangkan dalam aturan tertulis. Pemerintah memilih pendekatan dialogis dan humanis agar kegiatan tetap tertib tanpa membebani pedagang.

“Kami hanya menghimbau secara lisan agar yang berjualan menyesuaikan produknya, misalnya makanan siap bungkus untuk berbuka puasa. Jadi sifatnya masih imbauan,” jelasnya.

Selain mendukung aktivitas ekonomi, keberadaan CFD selama Ramadan juga diharapkan tetap menjadi ruang interaksi sosial yang sehat bagi masyarakat. Pemkot menekankan pentingnya menjaga ketertiban, kebersihan, dan norma selama kegiatan berlangsung.

Dengan tetap digelarnya CFD, pemerintah berharap masyarakat dapat tetap produktif di akhir pekan tanpa mengurangi kekhusyukan ibadah Ramadan. Di sisi lain, pelaku UMKM tetap memiliki peluang untuk mendapatkan penghasilan.

“Kami ingin Ramadan tetap khusyuk, tetapi roda ekonomi juga tetap berjalan. Keduanya bisa berdampingan dengan saling menghormati,” tandas Chandra. [foto:istimewa]