FEM Indonesia, Jakarta – Ingin terus berkarya ditunjukan penyanyi Awdella. Jebolan Indonesia Idol musim ke sepuluh itu merilis single terbaru Aku Juga Manusia di salah satu pusat perbelanjaan di Kemang, Jakarta Selatan, belum lama ini.
Uniknya, lirik dalam lagu di bawah payung label Inspire Music tersebut related dengan kehidupan penyanyi bernama lengkap Alda Wiyekedella Arief Suyoso ini.
“Sekarang sih. Ternyata I`ve been there. Aku pernah mengalami fase ini dan akhirnya aku memilih kebahagiaan aku. Tapi aku sudah enggak disitu,” ujarnya lalu tersenyum di depan media.
Diceritakan, lagu Aku Juga Manusia ciptaan Dimas Wibisana dan Bianca Nelwan tersebut mengangkat tema hubungan personal yang mengisahkan tentang pergulatan batin seorang perempuan yang bertahan dalam toxic relationship.
Perempuan ini sering merasa diabaikan dan tidak dicintai secara utuh, namun memilih diam dengan keyakinan bahwa waktu dan kesabaran akan memperbaiki keadaan. Akibatnya si perempuan terjebak dalam hubungan yang tidak sehat walau sadar kerap disakiti dan sering kali harus menyingkirkan perasaannya sendiri demi mempertahankan hubungan tersebut.
Awdella meneruskan, proses pembuatan Aku Juga Manusia hingga rilis pun terbilang singkat lantaran isi lirik dan vibe lagu ini dirasa cocok dengan karakter dirinya.
“Sebenarnya workshopnya hanya dua hari terus recordingnya juga cuma satu hari. MV-nya juga sehari. Jadi singkat,” kata penyanyi Tertawan Hati tersebut.
Oleh karena itu, sambungnya, lagu Aku Juga Manusia bukan sekadar lagu tentang patah hati namun juga menjadi potret kelelahan emosional akibat mencintai dalam ketidakseimbangan, dimana lagu ini menyuarakan pengalaman banyak orang yang terlalu lama menunggu perubahan dalam hubungan yang menyakitkan, sekaligus menyampaikan pesan kuat bahwa setiap manusia berhak dicintai secara layak tanpa harus kehilangan dirinya sendiri.
“AKU JUGA MANUSIA”
Bolehkah ku meminta
Tuk yang terakhir kali
Hati yang patah berkali kali
Belajar mencintai setengah mati hooo
Semoga kamu akan terbiasa
Melihatku sebagai manusia
Yang bisa memilih tuk bahagia
Sebahagia kamu melukaiku
Biar jadi rahasia
Luka dan air mata
Yang tetap runtuh jatuh tersimpuh
Anggap saja ku baik saja
Semoga kamu akan terbiasa
Melihatku sebagai manusia
Yang bisa memilih tuk bahagia
Sebahagia kamu melukaiku
Sumpah mati takkan begini
Menyesalku setengah mati
Mati matian mencinta
Percuma… [foto/teks : denim]


Tinggalkan Balasan