Femindonesia.com, Jakarta – Menyambut Hari Anak Nasional 2026, Baby Happy, merek popok bayi dari WINGS Care, memperluas kampanye Gerakan Anti Ruam dengan target menjangkau 50.000 ibu dan bayi di Indonesia.
Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran orang tua mengenai pentingnya menjaga kesehatan kulit bayi sebagai bagian dari pemenuhan hak anak untuk tumbuh sehat, nyaman, dan optimal.
Rangkaian kegiatan diawali melalui Festival Gerakan Anti Ruam 2026 di Jakarta dan akan berlanjut ke 10 kota besar di Indonesia. Tahun ini, Baby Happy memperluas jangkauan edukasi melalui kolaborasi dengan tenaga kesehatan di 450 posyandu, 180 puskesmas, dan 20 rumah sakit yang tersebar di wilayah Jabodetabek, Jawa Barat, dan Sumatra.

Senior Brand Manager Baby Happy, Fransisca Vania Harista, mengatakan Gerakan Anti Ruam merupakan komitmen berkelanjutan perusahaan dalam mendampingi keluarga Indonesia melalui edukasi kesehatan kulit bayi.
“Menyadari kenyamanan anak merupakan bagian penting dari tumbuh kembang yang optimal, Baby Happy berkomitmen meneruskan kampanye Gerakan Anti Ruam sebagai edukasi berkelanjutan bagi orang tua. Tahun ini kami memperluas jangkauan kepada 50.000 ibu dan bayi melalui kolaborasi bersama tenaga kesehatan di ratusan posyandu, puskesmas, dan rumah sakit,” ujar Vania dalam keterangannya, Sabtu (18/7/2026).
Pentingnya Menjaga Skin Barrier Bayi
Edukasi tahun ini menitikberatkan pada pentingnya menjaga skin barrier, yaitu lapisan pelindung alami kulit yang berfungsi melindungi tubuh dari iritasi, infeksi, serta kehilangan cairan. Kulit bayi yang masih berkembang memiliki lapisan pelindung yang lebih tipis dan belum matang sehingga lebih rentan mengalami iritasi, terutama pada area popok yang setiap hari terpapar kelembapan, urine, feses, dan gesekan.

Dokter Spesialis Anak dr. Damar Prasetya, Sp.A., M.Sc., M.Psi.T., menjelaskan bahwa kerusakan skin barrier dapat meningkatkan risiko ruam popok sekaligus memengaruhi kenyamanan dan tumbuh kembang anak.
Menurutnya, kulit yang mengalami iritasi berpotensi menjadi pintu masuk infeksi bakteri maupun jamur. Karena itu, pemilihan popok yang mampu menjaga kulit tetap kering menjadi salah satu langkah penting untuk mencegah ruam popok.
Kolaborasi dengan KemenPPPA
Sebagai bagian dari festival, Baby Happy bersama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) menggelar penandatanganan Piagam Dukungan Gerakan Anti Ruam sebagai simbol kolaborasi pemerintah, dunia usaha, tenaga kesehatan, media, dan masyarakat dalam meningkatkan kesadaran tentang pentingnya menjaga kesehatan kulit anak sejak dini.
Pelaksana Tugas Deputi Bidang Pemenuhan Hak Anak KemenPPPA, Rini Handayani, mengapresiasi komitmen Baby Happy yang secara konsisten memberikan edukasi kepada para orang tua mengenai pengasuhan berbasis kesehatan.
Ia menilai dunia usaha memiliki peran strategis dalam membangun ekosistem yang mendukung tumbuh kembang anak, sejalan dengan tema Hari Anak Nasional ke-42 Tahun 2026, “Sayangi Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan.”
“Masa depan Indonesia tidak dimulai saat anak dewasa, tetapi sejak mereka lahir dan mendapatkan pengasuhan yang penuh kasih. Setiap anak yang kita jaga hari ini adalah Indonesia yang akan memimpin esok hari,” kata Rini.
Hadirkan Festival Edukasi Keluarga
Festival Gerakan Anti Ruam 2026 menghadirkan berbagai kegiatan edukatif dan hiburan keluarga, seperti parade stroller, baby fun’athlon, aksi ganti popok serentak, meet and greet bersama Kinderflix, hingga Laboratorium Anti Ruam yang memberikan edukasi mengenai cara menjaga kesehatan kulit bayi.
Selain melalui edukasi, Baby Happy juga menghadirkan inovasi produk Baby Happy Soft & Comfort yang telah teruji klinis hipoalergenik untuk membantu mengurangi risiko ruam popok pada kulit bayi sensitif. Produk ini dilengkapi teknologi Soft Touchdengan permukaan dua kali lebih lembut serta daya serap cepat yang membantu menjaga permukaan popok tetap kering sehingga bayi lebih nyaman beraktivitas.
Melalui Gerakan Anti Ruam, Baby Happy berharap semakin banyak keluarga Indonesia memahami pentingnya menjaga kesehatan kulit bayi sejak dini sebagai fondasi tumbuh kembang anak yang sehat dan optimal.


Tinggalkan Balasan