FEM Indonesia, Jakarta – Untuk membantu kelancaran dan kenyamanan para pemudik selama perjalanan ke kampung halaman, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) kembali mendirikan Pos Siaga Mudik.
Sebanyak 40 titik pos mudik didirikan tersebar di 10 provinsi di Indonesia, yakni Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Lampung, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Tengah.
Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA mengatakan, Pos Siaga Mudik 2025 merupakan bentuk kepedulian BAZNAS terhadap masyarakat, khususnya para pemudik. Pos ini tidak hanya bertujuan untuk membantu kelancaran perjalanan pemudik tetapi juga sebagai wujud kepedulian terhadap persoalan kemanusiaan yang mungkin terjadi dalam kondisi darurat.
“Kami ingin memberikan dukungan bagi para pemudik agar perjalanan mereka lebih aman dan nyaman,” ujar Kiai Noor saat acara Pelepasan Tim Siaga Pos Mudik BAZNAS 2025 di Matraman, Jakarta, Jumat (21/3/2024). “Pemudik adalah Ibnu Sabil, mereka yang dalam perjalanan pulang ke kampung halaman untuk bertemu keluarga. Perjalanan ini bukan sekadar pulang kampung, tetapi juga memiliki nilai ibadah,” katanya.
Ia mengungkapkan, sebanyak 300 personel, mulai dari BAZNAS Tanggap Bencana (BTB), Rumah Sehat BAZNAS (RSB), dan relawan diterjunkan untuk melayani pemudik di berbagai titik strategis mulai 26 Maret hingga 7 April 2025 untuk arus mudik dan arus balik. “Personel yang terlibat terdiri dari 40 tenaga kesehatan, 8 tim kemanusiaan, serta 252 personel dari BAZNAS Tanggap Bencana dan relawan,” ungkapnya.
“Kami juga akan menyiapkan 14 mobil BTB baru hasil kerja sama dengan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di berbagai daerah. Mobil ini akan mendukung optimalisasi pelayanan kemanusiaan di 14 provinsi,” imbuhnya.
Ia menyampaikan, pos siaga mudik ini akan menyediakan berbagai layanan, seperti tempat istirahat, dapur air, takjil gratis, fasilitas pengisian daya (charger), pijat gratis, serta tambal ban. Di beberapa titik juga disediakan bensin gratis bagi para mustahik. “Untuk posko layanan terpadu yang lengkap, kita menyiapkan diantaranya tempat beristirahat atau ruang laktasi dan ruang ramah anak,” katanya.
Selain layanan kesehatan dan informasi, kata Kiai Noor, pihaknya juga menyediakan fasilitas pembayaran zakat di pos-pos mudik bagi masyarakat yang ingin menunaikan kewajiban berzakat. Selain itu, ia mengucapkan terima kasih kepada para muzaki, munfiq, serta semua pihak yang telah berinfak dan bersedekah melalui BAZNAS.
“Inilah wujud nyata amanah yang dititipkan oleh para muzaki kepada kami. Apa yang telah diberikan kini kami abdikan untuk kepentingan masyarakat dan kemaslahatan umat,” ucapnya.
“Segala bantuan yang telah diberikan saat ini kami peruntukkan bagi mereka yang berada di jalan Ibnu Sabil dan fisabilillah. Insya Allah, keberkahan luar biasa akan menyertai,” tandasnya.
BAZNAS juga menyiapkan posko mudik terpadu dengan fasilitas lengkap di jalur utama Pulau Jawa. Di Jalur Pantura, posko akan tersebar di sebelas titik, di Jalur Tengah terdapat empat titik, di Jalur Selatan tersedia sebelas titik, dan di Jalur Alternatif akan disediakan satu titik.
Dalam acara ini, BAZNAS menerima lima unit mobil rescue yang berasal dari beberapa Unit Pengumpul Zakat (UPZ). UPZ Telkom menyerahkan satu unit untuk wilayah Sumatera Utara, UPZ Bank Permata untuk wilayah Jambi, UPZ Pupuk Indonesia untuk wilayah Lampung, UPZ Bank Negara Indonesia untuk wilayah Banten, UPZ Bio Farma untuk wilayah Jawa Barat, serta UPZ Mandiri untuk wilayah Jawa Timur.
Acara pelepasan Posko Siaga Mudik juga dihadiri Wakil Ketua BAZNAS RI H. Mokhamad Mahdum, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan MA., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Perencanaan, Kajian dan Pengembangan Prof Dr Zainulbahar Noor, Pimpinan BAZNAS Bidang SDM, Keuangan dan Umum, Kol (Purn) Drs. Nur Chamdani, Deputi 1 BAZNAS RI Bidang Pengumpulan Mohamad Arifin Purwakananta, serta Deputi 2 BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Imdadun Rahmat.


Tinggalkan Balasan