Femindonesia.com, JAKARTA — Menjadi calon gubernur tentu membutuhkan strategi, termasuk menjaga citra di hadapan masyarakat. Namun, bagaimana jika seorang calon pemimpin tiba-tiba tidak bisa berbohong dan semua yang ada di pikirannya justru keluar begitu saja?
Situasi absurd tersebut menjadi premis utama film komedi BAPAK PALING JUJURyang disutradarai Fajar Nugros. Menjelang penayangannya di bioskop, Cahaya Pictures merilis teaser trailer yang memperlihatkan kekacauan hidup Jonas Prakoso, diperankan Andovi da Lopez, setelah terkena sebuah kutukan.
Jonas digambarkan sebagai calon gubernur yang sudah memahami berbagai cara untuk memenangkan hati masyarakat. Ia memiliki program, janji kampanye, strategi politik hingga citra yang harus dipertahankan.
Semua berjalan sesuai rencana sampai sebuah kutukan dari sang nenek membuat Jonas kehilangan kemampuan untuk berbohong.
Bukan sekadar kesulitan berbohong, Jonas bahkan tidak mampu lagi mengontrol apa yang keluar dari mulutnya. Ia tak bisa memberikan jawaban diplomatis, menghindari pertanyaan, atau menyampaikan sesuatu hanya demi menjaga citra.
Akibatnya, situasi yang seharusnya menjadi bagian dari strategi kampanye justru berubah menjadi serangkaian pengakuan yang tidak pernah direncanakan.
Teaser trailer juga memperlihatkan dampak kutukan tersebut terhadap kehidupan pribadi Jonas. Kejujuran tanpa filter mulai memicu persoalan dengan istrinya, Vanny, yang diperankan Claresta Taufan.
Di sinilah konflik komedi BAPAK PALING JUJUR mulai terasa. Jonas yang sebelumnya mampu mengendalikan citra di depan publik justru kini tidak mampu mengendalikan perkataannya sendiri.
“Teaser ini baru awalnya. Yang menarik justru apa yang terjadi setelah Jonas nggak bisa bohong lagi. Kalau seorang calon pemimpin benar-benar harus ngomong jujur setiap saat, kira-kira hidupnya bakal lebih baik atau malah makin kacau?” ujar Produser BAPAK PALING JUJUR, Aoura Lovenson Chandra.
Menurut sutradara Fajar Nugros, film ini tidak dibuat untuk menggurui ataupun menghakimi pihak tertentu. Situasi absurd yang dialami Jonas justru digunakan sebagai medium untuk menghadirkan komedi sekaligus mengajak penonton melihat sisi kehidupan yang mungkin terasa dekat.
“Situasi Jonas memang absurd, tapi justru itu yang membuatnya menarik. Kami nggak ingin menggurui atau menghakimi siapa pun. Kami ingin penonton melihat situasi yang konyol, tertawa, lalu mungkin sadar bahwa apa yang mereka tertawakan sebenarnya dekat dengan kehidupan mereka sendiri,” kata Fajar.
Adaptasi Film Korea
BAPAK PALING JUJUR merupakan adaptasi dari film Korea Selatan Honest Candidate. Film ini menghadirkan jajaran pemain dari kalangan aktor dan komedian, termasuk Andovi da Lopez, Claresta Taufan, Benedictus Siregar, Soleh Solihun, Nayla Purnama, David Nurbianto, Lolox, Cing Abdel, TJ Ruth, Indy Barends, Akim Bagil, Mr. Keminggris, Rizki N. Firmansyah, Jeremy Teti, Elwina Ceritain hingga Mieke Shahir.
Bagi Cahaya Pictures, film ini menjadi produksi layar lebar ketiga setelah Satu Imam Dua Makmum dan Pesugihan Sate Gagak.
Dengan menggabungkan komedi, kehidupan politik dan persoalan rumah tangga, BAPAK PALING JUJUR menawarkan pertanyaan sederhana yang bisa menjadi sumber masalah besar: apa jadinya jika seseorang benar-benar tidak bisa berbohong?
Jawabannya bisa disaksikan di bioskop seluruh Indonesia mulai 15 Oktober 2026.


Tinggalkan Balasan