FEM Indonesia, Jakarta – Film horor Korea Selatan Gonjiam: Haunted Asylumkembali menjadi perbincangan setelah kisah terornya dipastikan hadir dalam adaptasi Indonesia berjudul 402 Rumah Sakit Angker Korea. Film garapan sutradara Anggy Umbara itu dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 9 Juli 2026.
Sejak dirilis pada 2018, Gonjiam: Haunted Asylum disebut sebagai salah satu tonggak kebangkitan film horor Asia. Film ini sukses memadukan latar lokasi nyata yang dikenal angker dengan teknik sinematografi found footage yang membuat penonton seolah berada langsung di tengah teror.
Popularitas Gonjiam tidak lepas dari penggunaan lokasi asli Rumah Sakit Jiwa Gonjiam di Gwangju, Korea Selatan, yang dikenal sebagai salah satu tempat paling menyeramkan di dunia. Bangunan terbengkalai sejak 1996 itu menghadirkan atmosfer sunyi dan penuh misteri yang menjadi kekuatan utama film sejak awal cerita.
Tim produksi memanfaatkan teknik found footage dengan kamera yang dipasang pada tubuh para pemain untuk menciptakan sudut pandang orang pertama. Pendekatan ini membuat penonton seolah ikut menyusuri lorong rumah sakit bersama kru Horror Times, memperkuat sensasi mencekam sepanjang film.
Alih-alih mengandalkan musik latar berlebihan, Gonjiam justru menonjolkan suara-suara alami seperti napas berat, langkah kaki, hingga desisan samar di tengah gelap. Pendekatan minimalis tersebut dinilai berhasil membangun ketegangan psikologis yang terus meningkat dan meninggalkan rasa takut bahkan setelah film selesai ditonton.
Kesuksesan film tersebut juga tercermin dari pencapaiannya di box office Korea Selatan. Data Dewan Film Korea (KOFIC) mencatat film ini meraih hampir 200 ribu penonton pada hari pertama penayangannya, melampaui sejumlah film horor internasional populer.
Kini, kisah legendaris itu diadaptasi untuk pasar Indonesia lewat 402 Rumah Sakit Angker Korea. Menurut Anggy Umbara, film ini akan tetap mempertahankan atmosfer mencekam khas versi asli, namun dipadukan dengan unsur budaya lokal agar terasa lebih dekat bagi penonton Indonesia.
“Film ini tetap membawa atmosfer mencekam khas Gonjiam, tetapi kami ingin penonton Indonesia merasakan teror yang lebih dekat dengan pengalaman dan kepercayaan mistis di sini,” ujar Anggy dalam keterangan produksinya.
Film ini akan dibintangi Arbani Yasiz, Saputra Kori, Elang El Gibran, Diandra Agatha, Lea Ciarachel, Aylena Fusil, hingga kreator konten Korea-Indonesia Jang Han-Sol.
Dengan mengusung teror kamar 402 dan nuansa rumah sakit berhantu, 402 Rumah Sakit Angker Korea diprediksi menjadi salah satu film horor Indonesia yang paling dinantikan pada 2026.


Tinggalkan Balasan