FEM Indonesia, YOGYAKARTA — Yogyakarta kembali menegaskan posisinya sebagai pusat ekonomi kreatif dan kuliner Indonesia dengan menjadi tuan rumah tiga pameran industri besar sekaligus, yakni Jogja Food & Beverage Expo, Jogja Printing Expo, dan Jogja Pack & Process Expo 2026.
Ketiga pameran tersebut akan digelar secara bersamaan pada 8–11 April 2026 di Jogja Expo Center (JEC), menghadirkan kolaborasi lintas sektor yang memadukan inovasi, teknologi, dan peluang bisnis bagi pelaku industri makanan dan minuman, pengemasan, serta percetakan.
Pameran ini akan menampilkan lebih dari 110 peserta, termasuk 30 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), yang siap menghadirkan berbagai solusi terbaru untuk menjawab tantangan industri modern.
Jogja Food & Beverage Expo 2026 menjadi etalase inovasi sektor pangan, mulai dari teknologi pengolahan makanan, peralatan dapur profesional, hingga bahan baku berkualitas dan functional ingredients. Sementara itu, Jogja Pack & Process Expo 2026 menghadirkan beragam teknologi pengemasan modern, termasuk solusi ramah lingkungan, mesin otomatis, sistem keamanan pangan, hingga efisiensi logistik.
Di sisi lain, Jogja Printing Expo 2026 memperkuat sektor kreatif melalui teknologi grafika terkini, seperti high-resolution digital printing, label dan packaging printing, teknologi UV dan hybrid, serta tren personalisasi dan premium finishing untuk mendukung branding produk.
CEO Krista Exhibitions Group, Daud D Salim, menegaskan bahwa penyelenggaraan tiga pameran ini tidak sekadar menjadi ajang pameran, tetapi juga sebagai upaya membangun ekosistem industri yang berkelanjutan.
“Kami ingin menciptakan ruang kolaborasi bagi pelaku industri untuk berinovasi dan berkembang. Sinergi antara sektor makanan dan minuman, packaging, serta printing merupakan masa depan industri manufaktur Indonesia,” ujar Daud D. Salim dalam konferensi pers, baru-baru ini.
Selain pameran, rangkaian acara juga akan diramaikan dengan berbagai program unggulan yang bersifat edukatif dan inspiratif. Mulai dari Cooking & Baking Demo yang menghadirkan chef profesional hingga kompetisi Bakat Boga Challenge yang terbuka bagi pelajar, profesional, dan komunitas kuliner.
Sejumlah chef ternama dijadwalkan tampil, di antaranya Chef Achen dari Rose Brand, Chef Lucky P. Katili dari PT Ikan Dorang, serta Chef Edli Haryanto dari Let’s Eat, yang akan membagikan teknik memasak dan kreasi menu inovatif kepada pengunjung.
Dari sektor kopi, ICAB ROC Coffee Competition dan J-ROC Competition akan menguji kemampuan barista dan roaster dalam teknik brewing hingga pengolahan biji kopi berstandar tinggi. Sementara itu, Dewan Teh Indonesia menghadirkan Tea Talks dan Tea Class yang membahas ilmu perisa teh hingga pembuatan milk tea tanpa gula.
Seluruh rangkaian kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan wawasan, keterampilan, serta mendorong lahirnya inovasi baru di industri makanan dan minuman.
Dengan menggabungkan kekuatan tiga sektor strategis, ajang ini diharapkan mampu memberikan efek domino bagi pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus memperkuat daya saing industri nasional.
Pameran ini tidak hanya menjadi wadah bagi pelaku usaha dan profesional, tetapi juga terbuka bagi masyarakat luas yang ingin melihat langsung perkembangan teknologi dan kreativitas yang mendorong kemajuan industri Indonesia.


Tinggalkan Balasan