FEM DEPOKPersatuan Wartawan Indonesia (PWI) bekerja sama dengan Kementerian Pertahanan (Kemenhan) Republik Indonesia menggelar Retret Kebangsaan dan Bela Negara.

Retret yang diikuti bagi 200 wartawan dari PWI diseluruh Indonesia dilaksanakan di Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Kemenhan, Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Retret merupakan bagian dari rangkaian kegiatan dalam rangka menyambut Hari Pers Nasional (HPN) 2026. Kegiatan berlangsung selama empat hari, mulai Kamis, 29 Januari hingga Sabtu, 1 Februari 2026.

Ketua PWI Kota Depok menyampaikan bahwa retret ini bertujuan untuk memperkuat wawasan kebangsaan, pemahaman pertahanan negara, serta meningkatkan profesionalisme wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistik.


“Melalui kegiatan ini, para wartawan diharapkan memiliki perspektif kebangsaan yang lebih kuat, memahami isu-isu strategis pertahanan negara, serta mampu menyajikan karya jurnalistik yang berimbang, berkualitas, dan berintegritas,” ujarnya.

Sejumlah menteri dan pejabat negara dijadwalkan menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut, di antaranya Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Komunikasi dan Informatika Meutya Viada Hafid, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, serta Menteri Koperasi dan UKM Ferry Juliantono.

PWI Kota Depok mengirimkan 11 wartawan untuk mengikuti Retret Orientasi Kebangsaan ini. Mereka adalah Jufri Alkatiri (Pijar Berita), Muhammad Ridwan (Independen Media), Hendrik Isnaini Rauseuky (Wahananews), Maulana Said (Radaronline), M. Sofyan Hadi (Era Nasional), Musa Sanjaya (FEM Indonesia), Supiyadi Ahmad (Data Radio), Wahyudin (Info Banua), Edison Perdamean (Benerin), Achmad Fadli (Berita Kota), serta Diana Hanny Angela Gouw (Merdeka Nusantara).

Melalui retret kebangsaan ini, diharapkan para wartawan PWI, khususnya dari Kota Depok, semakin memahami peran strategis pers dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan, memperkuat ketahanan nasional, serta mendukung pembangunan nasional melalui pemberitaan yang bertanggung jawab dan beretika.