FEM IndonesiaWali band dijadwalkan untuk tampil konser sebagai bagian dari acara “Dream Festival Collaboration Vol. 2” yang berlangsung di Zepp Kuala Lumpur, Malaysia pada Sabtu (20/5/2023) pekan depan.

Para personil Wali menjanjikan akan memberikan kejutan untuk para penggemar mereka (Parawali) di negeri jiran itu. Oleh karenanya, Apoy dan rekan-rekan berharap para penggemar Wali di Malaysia dapat menonton aksi panggung mereka.

“Hal menarik apa karena ini rahasia jadi belum bisa kita bocorkan. Biar surprise. Pokoknya rugi banget kalau nggak hadir nanti di konser itu. Karena ada sesuatu dan banyak hal yang berbeda,” ucap Faank, vokalis Wali yang juga diiyakan oleh personil Wali lainnya lewat akun Instagram Band Wali Official, Rabu (9/5/2023).

Di mata para penggemar mereka di Malaysia, Wali yang beranggotakan Apoy (gitar), Faank (vokal), Tomi (drum) dan Ovie (keyboard), punya pesona tersendiri. Tidak salah, selama 24 tahun berkarir, lagu-lagu Wali sangat digemari masyarakat Malaysia.

“Selepas 24 tahun berkarya, populariti Wali Band terus ampuh dan tentunya peluang ini dinanti-nantikan terutama bagi peminat merindui kemunculan Wali band. Wali band memiliki kelompok penggemar yang sangat besar kerana lagu dibawakan menitipkan pelbagai nasihat untuk dijadikan teladan, terutama bagi generasi muda,” ucap Rama Ananda Ambri, pihak penyelenggara DreamFestWorld, belum lama ini.

Tentu saja, bukan kali pertama Wali menggelar konser di Malaysia. Malaysia sudah seperti rumah kedua bagi Wali. Namun, kehadiran Wali di Malaysia kali ini tidak lepas dari sukses konser band itu di The Star Theatre, Singapura pada 25 Februari 2023 lalu.

Pihak penyelenggara sudah mulai menjual tiket konser Wali di Malaysia sejak 22 Maret 2023 lalu. Tiket dijual mulai harga RM198 (Festival), RM298 (Kategori 2), RM358 (Kategori 1) dan RM5,088 (VIP Box).

Tidak hanya di tanah air, di Malaysia nama Wali ikut diperhitungkan berkat hits mereka seperti “Dik”, “Cari Jodoh”, “Baik—baik Sayang”, dan masih banyak lagi. Terakhir Wali merilis single berbahasa Sunda berjudul Kumaha Aing”.