FEM Indonesia TaiwanMenteri Kesehatan Republik Indonesia, Ir. Budi Gunadi Sadikin, S.Si., CHFC., CLU.,. membuka pameran yang diselenggarakan Krista Exhibitions bersama dengan Gabungan Pengusaha Alat Kesehatan dan Laboratorium (GAKESLAB).

Pameran yang akan berlangsung selama 3 hari hingga 2 Agustus mendatang digelar marathon di JIEXPO, Kemayoran, Jakarta, dengan melibatkan ratusan produk kesehatan dari Indonesia, Asia hinggga Eropa.

Dalam sambutanya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan bahwa produk alat kesehatan yang digunakan rumah sakit di Indonesia semakin canggih. Bahkan, beberapa produk alat kesehatan asal Indonesia sudah memasuki level ekspor. Dia mencontohkan tempat tidur untuk pasien.

“Beberapa level-nya sudah ekspor. Misalnya tempat tidur. Sekarang saya kalau beli tempat tidur untuk rumah sakit (Pemerintah) hasil produksi dalam negeri. Stetoskop saya sudah tahu (produsennya), dan udah diekspor juga,” ujarnya.

Menkes menambahkan, bahwa kementeriannya sedang berpikir bagaimana bisa memproduksi alat-alat kesehatan lainnya. Mengingat, kebutuhannya sangat diperlukan dan jumlahnya makin melimpah. “Sebenarnya barang medis pakai itu banyak sekali. Harusnya RS itu makin banyak menggunakan (alat kesehatan) dalam negeri,” terangnya.

Sementara Chief Executive Office Krista Exhibitions, Daud D. Salim, mengatakan bahwa Pengembangan teknologi alat kesehatan di Indonesia telah memberikan kontribusi besar dalam meningkatkan pelayanan medis dan kesejahteraan masyarakat Indonesia secara keseluruhan.

“Pameran INDOHEALTHCARE GAKESLAB EXPO 2024 yang diadakan ke 14 kalinya merupakan sarana untuk berkomunikasi dan berkolaborasi, serta memamerkan alat-alat terbaru, peralatan, produk inovasi baru kesehatan, termasuk peralatan medis yang dibutuhkan oleh fasilitas kesehatan pemerintah dan swasta di Indonesia, sehingga sektor kesehatan Indonesia akan terus maju dan mampu menghadapi berbagai tantangan kesehatan di masa depan,” ujarnya.

Daud menambahkan, tahun ini pameran akbar diikuti oleh 120 perusahaan diantaranya 10 perusahaan UMKM dari 8 negara diantaranya adalah New Zaeland, China, Thailand, Malaysia, Singapore, South Korea, Indonesia dan Taiwan.

“Selama pameran, juga akan diisi dengan berbagai Forum Group discussion dengan berbagai topik yang uptodate , Business Matching dan Business Networking yang secara khusus dirancang untuk mempertemukan para pelaku usaha dan lembaga keuangan dengan Akademisi/Peneliti (B to Academy), para pelaku usaha dengan End-user (Business to Hospital/Health Care Units), para pelaku usaha dengan Distributor/Importir/Supplier,” jelasnya.

Adapun Forum Group discussion yang digelar setiap harinya akan membahas tema-tema seperti ;

• Membangun Kemandirian dan Resiliensi Nasional di Sektor Industri Alat Kesehatan dari Hulu ke Hilir.

• Meningkatkan Pelayanan Kesehatan Primer dan Rujukan di Era Jaminan Kesehatan Nasional dan Akses Terhadap Produk Alat Kesehatan Yang Inovatif

• Penjaminan Mutu Alat Kesehatan Tahap PreMarket – Post Market

• Meningkatkan Potensi Kerjasama Industri alat kesehatan dalam mendukung Kemandirian dan Resiliensi National disamping juga bahasan mengenai penyakit yang menjadi perhatian bagi sistem kesehatan nasional seperti Kanker, Diabetes, Stroke, Urologi, dan Jantung.

Daud mengungkapkan, Pengembangan teknologi alat kesehatan di Indonesia telah memberikan kontribusi besar dalam meningkatkan pelayanan medis dan kesejahteraan masyarakat Indonesia secara keseluruhan.

“Pameran INDOHEALTHCARE GAKESLAB EXPO 2024 tentunya merupakan sarana untuk berkomunikasi dan berkolaborasi, serta memamerkan alat-alat terbaru, peralatan, produk inovasi baru kesehatan, termasuk peralatan medis yang dibutuhkan oleh fasilitas kesehatan pemerintah dan swasta di Indonesia, sehingga sektor kesehatan Indonesia akan terus maju dan mampu menghadapi berbagai tantangan kesehatan di masa depan. Pameran yang akan diikuti oleh 120 perusahaan diantaranya 10 perusahaan UMKM” tandas Daud.