FEM Depok – Wali Kota Depok Supian Suri didampingi perangkat daerah, Kepala Subdit Perencanaan Teknis Jalan Bebas Hambatan, Direktorat Jalan Bebas Hambatan, Dedi Gunawan, PT Translingkar Kita Jaya (TLKJ), beberapa waktu lalu mensurvei lokasi untuk dibangun flyover. 

Langkah tersebut dilakukan untuk menindaklanjuti hasil rapat bersama Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia (PU RI) membahas rencana pembangunan Flyover Jalan Ir. Juanda. 

Rencananya flyover dibangun sepanjang lebih dari 200 meter persegi dari Double U Steak hingga tempat cucian mobil Washmee. Flyover dibangun empat jalur, ke arah Jakarta-Bogor dan Margonda.

Wali Kota Depok Supian Suri mengungkapkan bahwa flyover ini sangat dibutuhkan untuk mengurai kemacetan di Jalan Ir. Juanda. Terutama di akses keluar masuk Tol Cijago ke arah Jalan Raya Jakarta-Bogor atau sebaliknya ke arah Margonda.

“Kita ingin ini bisa menjadi salah satu solusi yang hari ini masih dikeluhkan, kemacetan di Jalan Juanda dari Sentosa yang mau ke tol atau sebaliknya dari Margonda mau ke arah Jakarta-Bogor,” ungkapnya.

Dengan dukungan langsung dari pemerintah pusat, Supian Suri berharap pembangunan dapat segera terealisasi. Dirinya menargetkan tahun ini pembangunan dapat dilaksanakan oleh pemerintah pusat.

“InsyaAllah apa yang menjadi harapan kita akan dibangunkan oleh Kementerian PU, flyover untuk mengurai kemacetan dan juga memastikan keselamatan pengguna jalan. Kalau dihitung-hitungan dari beliau (Kementerian PU) kurang lebih lima bulan pembangunan bisa jalan, mudah-mudahan kita bisa percepat DED dan yang lainnya, sehingga mudah-mudahan tahun ini bisa terlaksana di akhir tahun sudah bisa selesai,” jelas Supian Suri.

Sedangkan terkait besaran anggaran yang diperlukan untuk membangun flyover itu, pemerintah pusat sedang menghitung kebutuhan anggarannya. Supian Suri menuturkan, pembangunan flyover ini merupakan bentuk sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, untuk memberikan kenyamanan berkendara bagi warga Kota Depok.

“Anggaran juga nanti dihitung oleh Kementerian PU dikalkulasi, dan sekali lagi ini Alhamdulillah tidak menjadi beban Pemerintah Kota Depok, tapi ditanggung oleh Kementerian PU,” bebernya.

Sementara itu, Pemprov Jabar juga akan merealisasikan proyek underpass Citayam. Pembangunan underpass Citayam yang sudah direalisasikan sejak tahun 2023 akan diusahakan bisa dibangun pada 2026 mendatang.

Selain itu, akan dibangun juga underpass perlintasan kereta di Jalan Margonda menuju Kampus UI juga segera dibangun pada 2026. Hal itu diungkap Kepala BKD Kota Depok.

“Dua Flayover dan 2 underpass akan dibangun pada 2026. Anggarannya dari bantuan Pemerintah Pusat dan Pemprov Jabar,” ujar Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Depok, Wahid Suryono, baru-baru ini di Pemkot Depok. Kita tunggu saja realisasinya!