FEM Indonesia – Dalam kepercayaan primbon Jawa, sengkolo adalah rangkaian kesialan yang muncul akibat rusaknya keseimbangan antara manusia, alam, dan dunia gaib sering kali dipicu oleh pelanggaran adat dan ritual, khususnya pada malam keramat Satu Suro.

Film Sengkolo: Petaka Satu Suro mengisahkan teror yang melanda sebuah desa pesisir yang semula hidup damai. Bencana misterius mulai terjadi ketika banyak ibu hamil mengalami musibah secara bersamaan. Tragedi ini menyeret kehidupan Rahayu (Aulia Sarah), seorang bidan yang hidup dalam duka setelah kehilangan suami dan anaknya yang meninggal pasca melaut.

Dalam keputusasaan, Rahayu nekat mendatangi seorang dukun perempuan demi menghidupkan kembali anaknya. Ritual terlarang pun dijalani ia harus meminum darah ayam yang disembelih sendiri, yang telah dirapal dengan kekuatan roh jahat. Keputusan ini menjadi awal petaka besar yang bukan hanya menghancurkan hidup Rahayu, tetapi juga mengundang kekuatan gelap yang mengancam seluruh warga desa.

Di tengah kekacauan, seorang ustaz muda bernama Ilham (Miqdad Addausy) berusaha melawan kekuatan iblis yang mencelakakan masyarakat pesisir. Pertarungan spiritual pun tak terelakkan, berpacu dengan waktu sebelum sengkolo mencapai puncaknya.

Disutradarai oleh Deni Saputra dan diproduksi MVP Pictures, film ini tak sekadar menyajikan horor mistis, tetapi juga menyampaikan pesan mendalam tentang konsekuensi melanggar adat, menjaga harmoni alam, serta batas tipis antara keimanan dan keputusasaan.

Sengkolo: Petaka Satu Suro* dijadwalkan tayang di bioskop mulai 22 Januari 2026.