FEM Indonesia, Depok – Pemerintah melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman Republik Indonesia berencana membangun rumah susun (rusun) bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di kawasan Jalan Raya KSU, Kelurahan Tirtajaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok.
Rencana tersebut disampaikan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, saat meninjau langsung lahan milik Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia yang direncanakan menjadi lokasi pembangunan hunian vertikal bagi MBR.
Menurut Maruarar, pemerintah akan melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk mempercepat realisasi pembangunan rusun tersebut. Selain dengan Komdigi sebagai pemilik lahan, koordinasi juga akan dilakukan bersama TNI, Polri, serta Pemerintah Kota Depok.
“Peninjauan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mempercepat penyediaan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah, khususnya di kawasan perkotaan yang menghadapi keterbatasan lahan,” ujar Maruarar saat meninjau lokasi, Minggu (8/3/2026).
Ia menjelaskan, pembangunan rumah susun menjadi salah satu solusi strategis pemerintah untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap tempat tinggal yang layak sekaligus menekan angka backlog perumahan.
Kementerian PKP, lanjutnya, akan terus berkoordinasi dengan pemilik lahan dan pemerintah daerah guna mempersiapkan tahapan pembangunan, mulai dari proses pembersihan lahan (land clearing) hingga tahap peletakan batu pertama atau groundbreaking.
“Koordinasi akan terus kami bangun dengan pemilik lahan yaitu Komdigi dan Pemkot Depok agar prosesnya berjalan lancar,” katanya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah, menyambut positif rencana pembangunan rusun tersebut. Ia menegaskan pemerintah daerah siap mendukung penuh proses pembangunan agar hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah tersebut dapat segera terealisasi.
“Kami mengapresiasi rencana pembangunan rusun ini dan akan mendukung prosesnya, mulai dari land clearing hingga tahap groundbreaking,” ujar Chandra.
Pembangunan rusun bagi MBR di Depok ini diharapkan dapat menjadi salah satu langkah konkret pemerintah dalam menyediakan hunian terjangkau di kawasan perkotaan yang terus mengalami pertumbuhan penduduk.


Tinggalkan Balasan