FEM Indonesia, Jakarta – PT Bank OCBC NISP Tbk (“OCBC”) terus memperkuat komitmennya sebagai mitra jangka panjang bagi nasabah individu maupun korporasi melalui penguatan kapabilitas wealth management yang semakin terintegrasi, relevan, dan mudah diakses oleh berbagai segmen masyarakat Indonesia.

Langkah ini sejalan dengan aspirasi perusahaan Larger Scale, Deeper Expertise, Greater Impact, di mana OCBC berupaya memperkuat kualitas layanan untuk membantu nasabah mengelola, melindungi, serta mengembangkan aset secara berkelanjutan.

Direktur Johannes Husin mengatakan kebutuhan layanan wealth management di Indonesia terus berkembang. Menurutnya, semakin banyak masyarakat yang membutuhkan mitra terpercaya untuk mendampingi perjalanan finansial sesuai kebutuhan dan aspirasi masing-masing.

“Perkembangan tersebut menunjukkan bahwa nasabah membutuhkan mitra untuk pertumbuhan aset jangka panjang. Dengan skala yang semakin kuat, expertise yang semakin dalam, dan ekosistem yang semakin terintegrasi, kami ingin membantu lebih banyak individu, keluarga, dan pelaku usaha untuk mengelola, melindungi, dan mengembangkan wealth mereka dengan lebih optimal,” ujar Johannes.

Secara konsisten, OCBC terus mengembangkan bisnis wealth management yang mencakup investasi nasabah melalui obligasi, reksa dana, asuransi, dan emas. Perseroan juga memperluas solusi finansial dengan menghadirkan insight yang lebih terintegrasi, peningkatan keahlian layanan, hingga penguatan pengalaman nasabah melalui pengelolaan kekayaan berbasis digital yang semakin seamless.

Upaya tersebut tercermin dari pertumbuhan bisnis wealth management OCBC yang mencatat pertumbuhan tahunan majemuk (CAGR) sebesar 29 persen sepanjang periode 2022 hingga Desember 2025, dengan total nilai melampaui Rp120 triliun.

Transformasi digital turut mendorong perubahan perilaku nasabah dalam mengelola kebutuhan finansial. Porsi transaksi wealth melalui kanal digital meningkat dari 30 persen pada 2024 menjadi 44 persen pada 2025. Sementara itu, jumlah transaksi obligasi melalui platform digital tumbuh 50 persen secara tahunan (year-on-year), dengan volume meningkat 89 persen.

Dalam lima tahun terakhir, frekuensi aktivitas transaksi nasabah melalui kartu kredit, kartu debit, QRIS, hingga pembayaran tagihan juga mencatat pertumbuhan CAGR sebesar 68 persen. Kondisi ini menunjukkan bahwa kebutuhan transaksi harian, gaya hidup, dan pengelolaan kekayaan kini semakin terhubung dalam satu perjalanan finansial yang terintegrasi.

Untuk menjawab kebutuhan nasabah yang semakin beragam, OCBC menghadirkan tiga layanan utama yang disesuaikan dengan profil masing-masing. NYALA by OCBCditujukan bagi nasabah yang menginginkan kemudahan pengelolaan keuangan dan wealth secara digital. Sementara OCBC Premier Banking menawarkan layanan komprehensif yang didukung Relationship Manager dan tim wealth management berpengalaman.

Adapun bagi nasabah ultra-high-net-worth, OCBC Private Bank menyediakan layanan pengelolaan kekayaan sekaligus perencanaan warisan.

Didukung ekosistem grup yang mencakup pasar modal melalui PT OCBC Sekuritas Indonesia serta layanan asuransi jiwa dari PT Great Eastern Life Indonesia, OCBC menghadirkan solusi finansial menyeluruh mulai dari pengelolaan likuiditas, proteksi, investasi, hingga perencanaan kekayaan lintas generasi.

Memasuki usia ke-85 di Indonesia, pengalaman panjang OCBC menjadi fondasi penting dalam memperkuat layanan wealth management di tengah meningkatnya kebutuhan nasabah terhadap akses produk, layanan, insight, dan konektivitas yang lebih luas.

“Bagi kami, wealth management bukan hanya tentang menyediakan produk investasi, tetapi bagaimana kami dapat berjalan berdampingan dengan nasabah. Dengan kekuatan ekosistem yang semakin lengkap, kami ingin membantu nasabah tidak hanya menangkap peluang pertumbuhan aset tetapi juga melindungi keluarga dan aset mereka melalui beragam solusi proteksi,” tutup Johannes.