FEM Indonesia, JAKARTA – Industri perfilman Indonesia kembali menghadirkan karya yang menawarkan perspektif berbeda melalui film Tanah Runtuh. Film garapan sutradara Rudi Soedjarwo ini menempatkan seorang anak penyandang Down Syndrome sebagai salah satu tokoh sentral, sesuatu yang masih sangat jarang ditemui di layar lebar Tanah Air.

Melalui karakter Ringgo yang diperankan langsung oleh Ridho Khaliq, seorang penyandang Down Syndrome, Tanah Runtuh tidak sekadar menghadirkan representasi, tetapi juga menjadikan sosok tersebut sebagai jantung dari keseluruhan cerita.

Di tengah kisah yang berlatar konflik di Poso, Ringgo hadir dengan cara pandang yang sederhana, tulus, dan penuh cinta. Ketika orang-orang di sekitarnya terjebak dalam ketakutan, kemarahan, dan prasangka, Ringgo justru memandang dunia dengan kepolosan yang menyentuh.

Kehadiran karakter Ringgo menjadi salah satu kekuatan utama film produksi Denny Siregar Production tersebut. Penampilan Ridho Khaliq dinilai mampu menghadirkan emosi yang jujur sekaligus memberikan ruang representasi yang selama ini nyaris tak terlihat dalam perfilman Indonesia.

Film ini mengisahkan perjalanan Ringgo dan adiknya, Kai, yang terpisah dari sang ibu di tengah situasi konflik. Dalam pencarian tersebut, keduanya bertemu dengan Idham yang diperankan Vino G. Bastian. Pertemuan itu kemudian berkembang menjadi kisah tentang kepedulian, keluarga, dan kemanusiaan.

Bagi Vino G. Bastian, karakter Ringgo menjadi pusat emosi dalam film ini. Menurutnya, sosok tersebut mengingatkan banyak orang tentang pentingnya ketulusan dan kepedulian di tengah kehidupan yang semakin kompleks.

TANAH RUNTUH resmi tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 25 Juni 2026 dan diharapkan dapat menghadirkan pengalaman sinematik yang bukan hanya emosional, tetapi juga membuka ruang diskusi mengenai inklusivitas dalam perfilman nasional.