Femindonesia.com, JAKARTA – Girl group Indonesia beraliran K-pop, PinkDice, kembali menyapa penikmat musik Tanah Air lewat single kedua bertajuk “You’re The Only One”.
Lagu ciptaan Harisbat Haminudin tersebut mengangkat kisah tentang perubahan sebuah hubungan romantis hingga akhirnya dua orang memilih untuk tetap menjadi sahabat.
“You’re The Only One” menjadi karya yang lebih personal dan reflektif dibandingkan single debut PinkDice, “Bully No Bully”, yang membawa pesan mengenai keberanian menghadapi perundungan, saling menghargai, serta menciptakan lingkungan yang positif.
Dalam single terbarunya, PinkDice menggambarkan sebuah hubungan yang awalnya penuh harapan dan makna. Namun, seiring berjalannya waktu, perasaan serta jalan hidup kedua orang tersebut berubah.
Kondisi itu kemudian membawa pada sebuah kesadaran bahwa tidak semua hubungan harus berakhir sebagai pasangan. Hubungan yang pernah dibangun tetap dapat memiliki arti ketika keduanya memilih untuk saling menghargai dan melanjutkan hubungan sebagai teman.
Selain mengangkat perubahan dalam hubungan, “You’re The Only One” juga menyampaikan pesan mengenai self-love dan penerimaan diri.
Pesan tersebut tercermin dalam salah satu bagian lirik, “Ku nyaman bersama diriku, Kau dan aku hanya berteman saja.”
Lirik tersebut menggambarkan proses menerima kenyataan sekaligus belajar menemukan kebahagiaan tanpa harus selalu bergantung pada kehadiran pasangan.
PinkDice juga membawa konsep tersebut ke dalam aspek pertunjukan. Sebagai girl group yang mengusung warna K-pop, koreografi menjadi bagian penting dalam setiap karya mereka.
Untuk single “You’re The Only One”, koreografi digarap oleh Reinhart Martin. Koreografi tersebut dirancang untuk memperkuat karakter dan emosi lagu serta menjadi bagian dari penampilan PinkDice di berbagai panggung.
Gerakan tersebut juga ditampilkan dalam video musik sehingga cerita lagu tidak hanya disampaikan melalui lirik dan musik, tetapi juga melalui visual serta koreografi.
Dalam rangkaian perilisan single kedua ini, PinkDice menyiapkan sejumlah konten, di antaranya Music Video, Dance Performance Video, Dance Practice Video, dan Lyric Video.
Pada era “You’re The Only One”, PinkDice terdiri dari lima member, yakni Cinta, Kaori, Icel, Rei, dan Evelyn.
Kehadiran single kedua ini sekaligus menjadi langkah PinkDice untuk menunjukkan perkembangan mereka setelah debut. Tak hanya melalui musik, grup tersebut terus mengembangkan identitas melalui koreografi, konsep visual, dan penampilan panggung.
Judul “You’re The Only One” memang memberikan kesan sebagai ungkapan cinta kepada seseorang yang dianggap istimewa. Namun, lagu ini justru menawarkan perspektif bahwa seseorang yang pernah menjadi bagian penting dalam kehidupan tetap dapat memiliki arti meski hubungan telah berubah.
Melalui lagu tersebut, PinkDice ingin menyampaikan bahwa menerima perubahan bukan berarti harus melupakan masa lalu. Sebaliknya, setiap hubungan dapat menemukan bentuk baru yang tetap memiliki nilai.
“You’re The Only One” kini telah tersedia di berbagai platform musik digital dan menjadi bagian terbaru dari perjalanan PinkDice di industri musik Indonesia.


Tinggalkan Balasan