FEM Indonesia – Aktris cantik, Acha Septriasa dan Baim Wong kembali hadir di layar lebar melalui film Suamiku Lukaku, sebuah drama keluarga yang mengangkat isu kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Film produksi SinemArt ini dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 27 Mei 2026.
Disutradarai oleh Ssharad Sharaan bersama Viva Westi, film ini mengisahkan kehidupan Amina yang diperankan Acha Septriasa, seorang ibu yang hidup dalam tekanan setelah menikah dengan Irfan, karakter yang dimainkan Baim Wong.
Di mata publik, Irfan dikenal sebagai sosok suami ideal dan kepala keluarga harmonis. Namun di balik kehidupan rumah tangga mereka, Amina justru menghadapi intimidasi serta kekerasan emosional yang terus membayangi kesehariannya.
Konflik semakin memuncak ketika kondisi kesehatan putri mereka, Nadia, memburuk. Dalam situasi sulit itu, Amina bertemu Zahra yang diperankan Raline Shah, seorang pengacara yang berupaya membantu perempuan korban kekerasan mendapatkan keadilan.
Sutradara Ssharad Sharaan mengatakan film ini hadir sebagai refleksi atas realitas sosial yang masih sering luput dari perhatian masyarakat. Menurutnya, tidak sedikit hubungan rumah tangga yang tampak harmonis di permukaan, namun menyimpan luka mendalam di baliknya.
“Kami ingin menghadirkan cerita yang merupakan cerminan isu yang dekat dan nyata di masyarakat namun kerap luput dari perhatian,” ujar Ssharad Sharaan.
Selain Acha, Baim Wong, dan Raline Shah, film ini juga diperkuat penampilan Ayu Azhari serta Putri Ayudya yang disebut memberikan warna emosional dalam alur cerita.
Menjelang perilisan film, Putri Ayudya menyoroti pentingnya kepedulian masyarakat terhadap korban kekerasan dalam relasi. Ia menilai luka emosional kerap tidak terlihat, namun meninggalkan dampak panjang bagi korban.
“Banyak perempuan dibungkam oleh kekerasan dari orang terdekatnya. Kekerasan emosional dan fisik bertahun-tahun meninggalkan luka yang tidak selalu terlihat,” kata Putri Ayudya.
Lewat pendekatan psikologis dan drama keluarga yang emosional, Suamiku Lukaku tak hanya menyajikan kisah rumah tangga penuh konflik, tetapi juga menjadi pengingat tentang pentingnya keberanian melawan kekerasan dalam hubungan.


Tinggalkan Balasan