FEM Indonesia – Situasi pandemic Covid-19 yang hingga kini masih berjalan membuat semua aspek terpengaruh. Pun dengan tempat makan. Lokasi yang biasanya ramai pengunjung sekarang tidak seperti sebelum pandemic.
Inovasi untuk tetap bertahan dibutuhkan. Entah dari menu maupun pelayanan. Terlebih saat ini kemudahan yang diberikan tehnologi membuat jarak semakin dekat. Hal tersebut rupanya dilakukan Sate Khas Senayan.
“Di tengah pandemi ini, Sate Khas Senayan senantiasa melakukan adaptasi dalam memenuhi kebutuhan setiap pelanggan kami sehingga mereka dapat tetap menikmati kelezatan menu-menu Sate Khas Senayan dengan mudah dan nyaman. Lebih dari itu, para pelanggan juga akan mendapatkan promo dan keuntungan berlebih jika mereka menggunakan layanan pembayaran digital seperti ShopeePay,” papar Head of Marketing Sate Khas Senayan, Lavinia Siswadi.
Diakui inovasi ini dilakukan, sambungnya, agar momen makan bersama yang biasanya dilakukan di luar rumah tetap dapat dirasakan. Terlebih masyarakat dominan masih menyukai menu tradisional.
“Kami selalu berupaya menghadirkan makanan rumahan yang dapat menambah kehangatan momen bersama keluarga maupun orang-orang tercinta. Kami selalu konsisten menghadirkan kelezatan makanan citarasa Indonesia dengan menggabungkan resep asli tradisional serta inovasi yang mengikuti perkembangan zaman,” katanya lagi.
Selain itu, ucap Lavinia, ada hal lain yang tetap membuat suasana hangat keluarga kala pandemic. Semisal nikmati makan bersama seraya menikmati suasana yang berbeda namun ikuti protocol kesehatan, membuat pesta di rumah dan mengirim hantaran.
“Sebaiknya lakukan reservasi lebih dulu agar tak mengantri. Untuk pembayaran bisa pembayaran digital seperti ShopeePay agar pelanggan dapat mengurangi kontak fisik saat melakukan transaksi. Atau untuk layanan pesan antar, biasa memesan di order.sarirasa.co.id. Ada beragam jenis makanan. dari jajanan seperti sosis solo, tahu mendoan, lauk utama seperti ayam taliwang, soto betawi, nasi liwet hingga hidangan penutup seperti es merah delima dan es cendol. Bahkan hantaran untuk jalin silaturahmi tersedia dalam bentuk rantang, tampahan, tumpengan dan besek,” urainya. [foto : dokumentasi/teks : denim]


Tinggalkan Balasan