FEM Indonesia, Jakarta — Momen haru mewarnai peluncuran single terbaru Mayang Lucyana Fitri bertajuk Rinduku yang digelar Minggu (20/7/2025) sore. Pasalnya, ditengah acara, dikejutkan dengan tayangan video yang menampilkan sosok mendiang Vanessa Angel kakak kandung Mayang dalam bentuk digital yang dihidupkan kembali menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI).
Suasana seketika berubah hening. Wajah Vanessa muncul di layar, lengkap dengan suara khasnya yang menyapa sang adik. Mayang, yang tak mengetahui soal kejutan ini, terlihat terdiam sejenak sebelum akhirnya menangis tersedu.
“Aku udah lama enggak dengar suaranya almarhumah, terus tadi aku kayak… mendengar suara almarhumah itu setelah sekian lama. Dia berasa ada disini,” ujar Mayang dengan suara terbata, matanya sembab menahan air mata.
Menurut Mayang, kehadiran “digital Vanessa” benar-benar membuatnya syok sekaligus tersentuh. Ia mengaku tidak diberi tahu sebelumnya tentang adanya video tersebut. “Pas lihat, aku pikir cuma video biasa. Tapi waktu dia bicara, itu bener-bener kayak nyata. Aku langsung enggak kuat,” ungkap Mayang.
Teknologi AI yang digunakan dalam video ini memungkinkan sosok mendiang tampil secara realistis, baik secara visual maupun suara. Tim produksi acara perilisam lagu baru Mayang Rinduku menyebut bahwa video tersebut dibuat dengan hati-hati dan penuh penghormatan, untuk menghadirkan kembali sosok Vanessa sebagai bentuk dukungan spiritual terhadap perjalanan musik sang adik.
Peluncuran single Rinduku sendiri memang sangat personal bagi Mayang. Lagu ini merupakan curahan hati Mayang terhadap mereka yang telah pergi, terutama untuk mendiang Vanessa Angel yang wafat pada tahun 2021 dalam kecelakaan tragis. “Lagu ini memang tentang kehilangan. Tentang rasa rindu yang nggak pernah selesai. Dan aku tujukan khusus untuk Kak Vanessa… yang selalu ada di hati aku,” ucap Mayang.
Rinduku hadir dengan aransemen ballad yang syahdu dan lirik mendalam. Dalam video klipnya, Mayang juga memperlihatkan sisi emosional yang jarang ia tampilkan seolah menggambarkan percakapan batin dengan sosok yang telah tiada.
Acara peluncuran yang digelar di Warung WOW KWB Jakarta, turut dihadiri rekan-rekan musisi, sahabat almarhumah, serta para penggemar yang memberikan dukungan moral kepada Mayang. Banyak di antara mereka yang ikut meneteskan air mata saat video AI Vanessa diputar.
Momen ini menjadi bukti bahwa teknologi, bila digunakan dengan empati, dapat menjadi jembatan untuk mengobati luka batin dan mengenang mereka yang telah pergi. “Buat aku, ini bukan sekadar lagu. Ini doa. Semoga sampai ke Kak Vanessa di sana,” harap Mayang.


Tinggalkan Balasan