Femindonesia.com, Jakarta — Pedangdut sekaligus aktris Dewi Perssik kembali menjadi sorotan setelah meluapkan kekesalannya di media sosial. Dewi mengaku mendapat serangan dari sejumlah warganet yang disebut mengatasnamakan pendukung Sarwendah.

Dewi menegaskan dirinya tidak pernah bermaksud membahas ataupun menyinggung kehidupan pribadi Sarwendah. Menurutnya, polemik tersebut bermula dari unggahan di Threads yang dibuat untuk mempromosikan series terbarunya.

Dalam unggahan tersebut, Dewi menuliskan kalimat, “Gue enggak bisa ngomong, tapi suara hati yang bicara.” Namun, unggahan yang disebut berkaitan dengan pekerjaannya itu kemudian dikaitkan sebagian warganet dengan persoalan yang menyeret nama Sarwendah.

Dewi mengaku heran karena unggahan untuk kepentingan promosi justru memancing komentar bernada serangan. Dalam siaran langsung di TikTok, ia mempertanyakan alasan dirinya ikut diseret ke dalam pembahasan mengenai Sarwendah.

“Ngomongin Sarwendah, Sarwendah, Sarkiwi. Emang dia siapa, saya harus omongin? Saya kerja, enggak ada waktu ngomongin orang,” ujar Dewi dalam pernyataannya yang beredar di media sosial. Kemarahan Dewi semakin memuncak setelah sejumlah komentar disebut mulai mengungkit kehidupan dan masa lalunya, termasuk riwayat pernikahannya.

Ia menilai persoalan tersebut tidak memiliki kaitan dengan unggahan yang dibuatnya. Dewi juga merasa keberatan apabila ranah pribadinya kembali dijadikan bahan serangan oleh warganet. “Tapi kalau masa lalunya kalian ganggu, semua manusia yang waras pasti terusik,” kata Dewi.

Dewi menegaskan, respons keras yang disampaikannya bukan karena dirinya merasa sebagai seorang artis atau memiliki pengaruh. Ia mengaku hanya keberatan karena kehidupan pribadinya diseret ke dalam polemik yang tidak ia mulai.

Tak berhenti pada klarifikasi, Dewi juga memberikan peringatan kepada pihak yang menurutnya telah menyerangnya. Ia mengatakan selama ini lebih memilih fokus bekerja dan tidak mencampuri kehidupan orang lain.

Dewi bahkan membuka kemungkinan membawa persoalan tersebut ke jalur hukum apabila serangan terhadap dirinya terus berlanjut. “Lo mau laporin gue atau sebaliknya? Gue laporin lo. Gue pengin ketemu lo pada. Gue enggak pernah nyenggol orang, gue kerja pagi, siang, malam. Jangan nyenggol gue!” tegas Dewi.

Pernyataan tersebut kemudian menjadi perbincangan di media sosial. Nama Dewi Perssik ikut terseret dalam polemik yang sebelumnya dikaitkan dengan Sarwendah. Namun, berdasarkan pernyataan Dewi yang beredar, keberatannya lebih ditujukan kepada warganet yang menurutnya menyerang serta mengungkit masa lalunya, bukan kepada Sarwendah secara langsung.

Polemik ini sekaligus memperlihatkan bagaimana sebuah unggahan media sosial dapat ditafsirkan berbeda oleh publik dan berkembang menjadi persoalan baru. Dewi memilih memberikan klarifikasi sekaligus meminta agar kehidupan pribadinya tidak dijadikan bahan serangan. [foto dok: instagram dewiperssik9].