FEM Indonesia – Untuk meminimalisir sekaligus memantau sebaran Covid-19, masyarakat yang bepergian menggunakan transportasi umum diharuskan membawa hasil tes swab antigen atau PCR. Pun dengan lokasi wisata. Terlebih seiring level saat PPKM, sejumlah daerah diperbolehkan membuka tempat wisata, salah satunya Bali dengan tetap menerapkan prokes.

Melihat hal ini, Bumame Farmasi pun melebarkan sayap dengan membuka cabang di Benoa Square dan telah melayani mulai 1 November 2021.

Direktur Utama Bumame Farmasi, James Wihardja mengungkapkan dengan hadirnya cabang terbaru di Bali akan membantu mendorong menghidupkan kembali pariwisata yang ada di Pulau Dewata. Apalagi hampir dua tahun Bali mengalami dampak signifikan pada sektor pariwisata akibat pandemi.

“Ekspansi Bumame Farmasi di Bali merupakan komitmen kami untuk membantu pemerintah, tidak hanya menekan dan memutus penyebaran Covid-19 tetapi juga menghidupkan kembali sektor pariwisata di Bali, agar masyarakat Bali dan wisatawan yang datang ke Bali bisa menerapkan protokol kesehatan dan menjalani testing untuk memastikan kondisi kesehatan mereka sebelum beraktivitas dan menikmati keindahan pulau ini,” jelas James di sela jumpa media yang dihadiri Dokter Patologi, Dr. I Nyoman Gde Sudana SpPk, Travel Vlogger & Content Creator Putu Aditya dan Dokter Patologi Klinik dr. I Gede Wardhana Tohjiwa SpPK belum ini di Conrad Bali.

Ia berharap kehadiran Bumame Farmasi di Pulau Dewata dapat memberikan kemudahan masyarakat yang ingin memperoleh layanan swab tes secara aman, mudah dan nyaman.

“Jadi praktis dan terjangkau dengan hasil yang akurat. Kami juga bekerja sama dengan hotel-hotel ternama di Bali, agar wisatawan dapat mengakses layanan kami dengan mudah di hotel-hotel rekanan. Bumame hadir dengan layanan dan lab standar internasional yang mampu memproses hingga 2000 sampel per hari untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan layanan PCR, kami juga menggunakan Antigen yang direkomendasikan oleh WHO,” sambung James.

Di tempat yang sama, Dokter Patologi, Dr. I Nyoman Gde Sudana SpPk menyatakan bahwa dengan kebutuhan swab test yang meningkat serta hasil yang cepat serta akurat dan kapasitas lab yang besar ber standar internasional berperan penting dan sangat membantu masyarakat dalam mendeteksi dini.

“Hal ini agar bisa memaksimalkan tracing dan masyarakat yang terpapar Virus Covid-19 bisa mendapatkan treatment sesegera mungkin. Testing harus dimaksimalkan agar sektor pariwisata Bali bisa hidup kembali,” katanya. [foto : dokumentasi/teks : denim]