FEM Indonesia, Jakarta — Penyanyi sekaligus penulis lagu Egha De Latoya kembali menghadirkan karya terbaru bertajuk Penuh Kenangan, sebuah lagu yang mengangkat kisah kesetiaan dalam menunggu cinta di tengah ketidakpastian.
Lagu ini sekaligus didapuk menjadi original soundtrack (OST) untuk film horor The Bell: Panggilan Untuk Mati.
Melalui lagu ini, Egha menyampaikan emosi mendalam tentang keyakinan dalam cinta, meskipun tanpa kepastian akhir. “Penuh Kenangan” menggambarkan harapan bahwa dua insan yang saling mencintai pada akhirnya akan dipertemukan kembali oleh waktu dan takdir.
“Lagu ini tentang percaya, meskipun kita tidak tahu bagaimana akhirnya. Tapi ada keyakinan bahwa kalau memang saling mencinta, suatu hari akan dipertemukan kembali,” ujar Egha mengenai makna di balik karyanya.
Dengan aransemen yang lembut dan karakter vokal yang kuat serta penuh penghayatan, lagu ini diharapkan tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga mampu menyentuh perasaan pendengarnya. Keterlibatan “Penuh Kenangan” sebagai OST juga menjadi langkah baru bagi Egha dalam memperluas kiprahnya ke industri perfilman.
Lagu ini telah tersedia di berbagai platform musik digital seperti Spotify, Apple Music, Langit Musik, dan YouTube Music.
Profil Singkat Egha De Latoya
Egha De Latoya dikenal sebagai penyanyi dengan karakter vokal emosional yang kuat. Ia kerap menghadirkan interpretasi lagu yang mendalam, sehingga mampu membangun kedekatan emosional dengan para pendengar.
Tentang RPM Musik
Royal Prima Musikindo atau RPM Musik merupakan label yang berdiri sejak 1999 dan berfokus pada distribusi musik berbasis teknologi digital dan blockchain.
Label ini menaungi sejumlah musisi ternama seperti Glenn Fredly, Julia Perez, Luna Maya, Ifan Seventeen, Yuni Shara, hingga Habib Syech bin Abdul Qadir Assegaf, serta terus berkomitmen mengembangkan talenta musik Tanah Air.



Tinggalkan Balasan