FEM Indonesia, JAKARTA – Musisi jazz senior Indonesia, Indra Lesmana, akan menghadirkan konser spesial bertajuk Indra Lesmana Sydney Reunion di DeConcert Room, Deheng House, Jakarta, pada 30 Juni 2026.
Konser ini menjadi momentum istimewa yang mempertemukan kembali Indra dengan sejumlah sahabat musisinya dari Australia yang pernah menjadi bagian penting dalam perjalanan musikalnya.
Perjalanan panjang Indra Lesmana di dunia musik tidak terlepas dari pengaruh keluarga. Putra pasangan legenda jazz Indonesia, almarhum Jack Lesmana dan almarhumah Nien Lesmana itu memulai karier profesionalnya melalui album Ayahmu Sahabatku pada 1978, setelah sebelumnya aktif tampil dalam berbagai konser jazz bersama musisi senior Tanah Air.
Australia menjadi salah satu fase penting dalam pembentukan karakter musikal Indra. Pada 1978, ia memperoleh beasiswa penuh untuk menempuh pendidikan di New South Wales Conservatory School of Music di Sydney. Selama sekitar enam tahun menetap di Australia, Indra memperluas wawasan bermusiknya sekaligus menjalin persahabatan dengan sejumlah musisi jazz internasional.
Dari masa tersebut, Indra menjalin hubungan erat dengan sejumlah musisi Australia, di antaranya Steve Hunter, Andrew Gander, dan Dale Barlow. Persahabatan yang sempat terpisah oleh waktu itu kembali terjalin saat Indra melakukan perjalanan napak tilas ke Sydney pada 2024 bersama sang istri, Hon Lesmana.
Pertemuan tersebut melahirkan inspirasi baru. Sekembalinya ke studio pribadinya di Sanur, Bali, Indra mulai menulis sejumlah komposisi yang kemudian direkam bersama para sahabat lamanya. Hasilnya adalah album Sydney Reunion, sebuah proyek yang merekam kembali chemistry musikal yang telah terbangun puluhan tahun silam.
Dalam konferensi pers menjelang konser, Indra mengungkapkan bahwa penonton akan disuguhkan lagu-lagu dari album Sydney Reunion serta sejumlah karya yang ditulisnya saat menempuh pendidikan di Sydney pada era 1980-an.
“Konser ini bukan hanya menampilkan karya-karya dari album Sydney Reunion, tetapi juga beberapa komposisi yang saya tulis saat tinggal dan belajar di Sydney. Ini seperti perjalanan kembali ke masa-masa yang membentuk saya sebagai musisi,” ujar Indra.
Selain konser di Jakarta, rangkaian tur Sydney Reunion juga akan menyambangi Bandung dan Denpasar. Tur tersebut turut dilengkapi dengan program masterclass bagi para musisi muda.
Penonton di Jakarta juga berkesempatan memperoleh rilisan eksklusif album Sydney Reunion dalam format double vinyl berdurasi 70 menit dan USB yang tersedia secara terbatas selama konser berlangsung. [foto dok Instagram @indralesmana dan Ivan Paulus Entertainment].


Tinggalkan Balasan