Connect with us

Hot News

Inovasi Artis Dangdut, Nagaswara Rilis The NextGen Of Dancedhut

Published

on

Peluncuran Album Nagaswara NextGen Dancedhut FOTO : MUSA ZAN

FEM Indonesia – Nagaswara sebagai salah satu label yang banyak melahirkan beragam karya dan penyanyi dangdut, kembali merilis artis-artis dangdut yang fenomenal dalam sebuah album dangdut.

Album kompilasi bertajuk, The NextGen of Dancedhut, sekaligus memperkenalkan generasi penerus terbarunya di jalur Dancedhut. Inovasi yang unik salah satunya kolaborasi raper duo RPH, Dilza dengan selebgram Mimi Peri, di mana Yogi dan Jaya yang menggawangi RPH, menggaet penyanyi cantik Dilza Mimi Peri, merilis single yang unik berjudul, “Lagi Manjah”.

Rahayu Kertawiguna CEO Nagaswara memaparkan bahwa perilisan album kompilasi kali ini merupakan sesuatu yang baru di tahun ini karena memadukan dance dan dangdut.

“Album disini bukan sekedar musik dangdut biasa, ini sebuah kolaborasi memadukan dance dan dangdut yang merupakan sebuah inovasi musik yang fresh penuh semangat. Mereka adalah generasi penyanyi dangdut,”ujar Rahayu Kertawiguna di sela peluncuran single artis – artisnya “The NextGen of Dancedhut” di Band Cafe, Kemayoran, Jakarta, Selasa (23/7/2019).

Dalam album ada pedangdut berwajah tampan, Denias, satu penyanyi dangdut pria muda, yang sudah memiliki banyak karya musik ini juga kembali merilis single terbarunya yakni, Bicara Cinta”.

Denias menghadirkan dangdut yang enerjik, menyebut lagu terbarunya dapat menjadi inspirasi bagi penyanyi-penyanyi dangdut pria lainnya. “Saya suka sekali dengan lagu ini, iramanya enerjik yang memberi tantangan tersendiri buat saya dan lagunya juga memberi inspirasi positif”, kata Denias.

Selain itu ada juga Dinda Permata, penyanyi cantik yang satu pernah masuk sebagai salah satu nominator dalam ajang Anugerah Dangdut Indonesia dan Dahsyatnya Awards ini menampilkan sesuatu yang berbeda lewat karya musiknya. Kita cari tahu apa maksud judul dan cerita dibalik lagu terbarunya yang berjudul “Cewek Matic”.

Mimie Farah juga ikut terlibat dalam album ini, pedangdut berparas ayu ini dikenal juga sebagai seorang pesinden ini memberikan penampilan yang total.

Terakhir Mimie Fhara yang merilis lagu, Hatiku Terluka, di lagu ini ia membuktikan kemampuannya berolah vokal yang prima. “Saya bersyukur bisa mendapat kesempatan untuk ikut terlibat di dalam album ini, karena itu saya berupaya memberikan sesuatu yang terbaik”, tandas Mimie.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hot News

Ingin Produseri Penyanyi Wanita, Pepep ST12 Cari Pacar Lagi!

Published

on

FEM Indonesia – Judul “Pepep ST12 Cari Pacar Lagi” di medsos resmi band ST12, ternyata upaya drumer band ST12, Pepep mengumumkan membuka audisi mencari solois cewek.

Hal ini untuk ke depannya seperti dikutip dari laman Nagaswara News, Pepep juga ingin memproduseri penyanyi wanita untuk hadir di blantika musik Indonesia.

“Judul ini bagian dari konsep kreatif agar punya daya tarik, terutama di ranah medsos. Mungkin masyarakat akan bertanya-tanya, apa sih maksud dari ‘Pepep ST12 Cari Pacar Lagi’. Sebenarnya ini ajang audisi mencari penyanyi wanita (solois) yang akan saya produseri,” jelas Pepep, Kamis (2/7/2020).

Menjadi penyanyi terkenal kata Pepep adalah impian setiap orang. Sebagai musisi yang sudah berkecimpung di dunia musik selama kurang lebih 20 tahun terakhir, Pepep ingin memberikan kesempatan kepada mereka yang mau sukses dan maju.

Hanya saja, saat ini, pencipta lagu sejumlah hits ST12 itu lebih memilih solois wanita untuk diorbitkan. Ia berharap, solois wanita yang akan diproduserinya itu mampu menguasai berbagai genre musik, termasuk jazz atau dangdut.

“Ini salah satu penilaian bagi saya, solois wanita yang saya cari ini juga bisa menguasai all grenre. Tapi yang paling penting, punya keunikan dan katakter vokal yang khas,” urai Pepep. Penasaran?

Continue Reading

Hot News

Sah! Qory Sandioriva Menikah Dengan Pilot Shah Rei Sukardi

Published

on

FEM Indonesia – Puteri Indonesia tahun 2009, Qory Sandioriva mengakhiri masa lajangnya dengan pria bernama Shah Rei Sukardi pada Sabtu, 6 Juni 2020 Pukul 10.00 WIB.

Keduanya mengelar akad dan perayaan resepsi terbatas di kediaman Orang Tua Qory, Almarhumah Fariawati dan Bapak Dicky Djatnika Ustama. Bintaro, Tangerang Selatan.

Proses akad nikah menurut Miss Universe Indonesia 2010, mengikuti prosedural protokol covid 19 new normal, cek suhu, masker, hand sanitizer, air cuci tangan dan sarung tangan bagi yang berinteraksi. Acara juga dihadiri oleh 20 orang saja dari keluarga inti.

“Sesuai rencana, awalnya kami akan menikah 15 Febuari 2021 nanti menunggu selesai penyebaran wabah covid di Jakarta. Namun akhirnya dipercepat atas permintaan terakhir almarhumah ibunda saya bahwa agar segera digelar akad nikah melalui wasiat yang di bacakan 7 hari setelah kepergiannya,” ujar Qory dikutip dari laman OMA Channel. Seluruh persiapan administrasi dan adat terang Ibu dari Ganesa Tashi Tungka (6) ini dipersiapkan oleh mendiang ibunya. Lalu disepakati oleh kedua belah pihak keluarga untuk persiapan dan pelaksanaannya.

“Acara tamu silih berganti tanpa bersentuhan dan menjaga jarak. Posisi kursi tamu diberikan jarak untuk setiap kursi dan antri mengambil makanan dengan jarak juga. Para keluarga dan tamu yang tidak dapat hadir juga menggunakan aplikasi ZOOM atau Video Call Whatsapp atau aplikasi sejenis untuk bisa melihat prosesi pernikahan tersebut, ” jelas Qory.

Qory bersanding sebagai mempelai dengan nuansa Baju Pengantin Melayu – Jawa International dan Prosesi nikah dengan adat Gayo memeriahkan acara akad nikah dan resepsinya. Baju pernikahan dan Make Up Hair Do, Qory Sandioriva dikerjakan oleh My Bride Rudy Li dan Shah Rei Sukardi dari Sanggar Rias Indah by Indah dengan balutan warna Putih dan Champange dengan keluarga berwarna Dusty Pink sangat serasi dan sesuai dengan karakter dan asal daerah masing masing dari kedua mempelai.

Qory kenal pertama kali dengan Shah Reipada tahun 2018 lalu saat berpartner dalam satu Project Perusahaan Penerbangan di kala itu Qory menjadi Spoke Person untuk Perusahaan tersebut. Tak lama di awal 2019 saat silahturahmi Qory bertemu kembali bersama dengan ibunya dimana Shah Rei juga berada dalam bisnis yang dengan almarhumah ibunda Qory. Di situlah keduanya mulai serius menjalani perkenalannya selama 1,5 tahun.

Shah Rei sendiri pernah sekolah SMA di 70 bulungan, Jakarta dan melanjutkan sekolah Pilot nya di Delta Qualiflight Aviation Academy, USA. 27 tahun sekolah dan bekerja dan berkarir di negara Paman Sam. Selain berprofesi pilot, Shah Rei aktif di Aviasi Bussiness Consultant yang berbasis di Singapura untuk perusahaan Industri Pesawat Terbang, Perancis.

Qory mengaggumi sosok Shah Rei yang kebapakaan dan pintar, cerdas, tak banyak bicara ( cool) memiliki Taste yang bagus. Shah Rei dianggap dapat membimbingnya untuk belajar berbisnis dan menguatkannya untuk bertahan hidup melawan sakit autoimune-nya. Disiplin dan wawasan yang luas yang membuatnya jatuh cinta. Sebaliknya Shah Rei melihat Qory sebagai wanita yang menyenangkan, suka berdiskusi dan suka belajar hal yang baru.

“Yang paling membuat saya kagum adalah bentuk kasih sayangnya terhadap anak-anak saya, sangat keibuan, cerdas dan penyabar dalam berkomunikasi,” tandas Shah Rei. Selamat menempuh hidup baru!

Continue Reading

Hot News

Produseri Hendra Ang, Nur Bayan ‘Milih Dalan Liyane’ Gaungkan Campursari dan Rock

Published

on

FEM Indonesia – Penyanyi rock Hendra Ang dikenal sebagai rocker Nasional bersama bandnya juara 1 Festival Rock se-Indonesia IX versi Log Zhelebour, merilis single baru yang unik berjudul ‘Milih Dalan Liyane’.

Kali ini Hendra Ang berkolaborasi dengan pencipta lagu Nur Bayan yang juga seniman tradisional yang karya lagunya sudah sangat dikenal sampai mancanegara.

Single pertama Milih Dalan Liyane (Milih Jalan Lain) dipilih menjadi hits dari album Titik Terang yang diproduksi LUV Over Kreasi (2020) lantaran punya keunikan, dimana lagu ini bercita rasa oriental mandarin dengan range vokal rock khasnya Hendra Ang.

Hal inilah yang menjadi daya pikat kekuatan lagu Milih Dalan Liyane apalagi hasil dari karya dari Nur Bayan yang mempelopori genre musik campursarock (perpaduan campur sari dengan rock).

Secara keseluruhan aibum yang terdiri dari 7 lagu ini berkonsep “Jawa Oriental Campursarock”. Sinergi dan akselerasi antara Hendra Ang dan Nur Bayan tentunya tak lepas dari peran Yudi pemilik rumah produksi LUV Over Kreasi yang visinya ingin menduniakan karya musisi dari tanah Kediri.

“Publik Industri musik tanah air perlu disuguhkan sesuatu yang baru, sesuatu yang belum pernah ada, apalagi disaat Indonesia dan dunia dilanda pandemi covid 19, istilah masyarakat yang dirumah aja butuh hiburan musik, makanya first single Milih Dalan Liyane hadir di masyarakat melalui ponsel genggaman (Youtube dan medsod lainnya serta streaming),” ujar Hendra Ang, baru-baru ini di Jakarta.

Vokalis band rock U9 kelahiran Kediri, 23 januari 1982 ini berharap single di albumnya untuk kedepannya yang baru dirilis ini mampu menggenggam dunia, tentunya lewat aplikasi digital dunia.

“Mengenai project album Titik Terang ini, ceritanya sangat singkat, karena saya dan Nur Bayan adalah kawan lama dan sama sama musisi, bedanya saya eksis di musik rock sedangkan Nur Bayan terkenal di musik tradisional. Kemudian ada sahabat satu lagi namanya Yudi yang selama ini bergerak di industri entertainment di Kediri, akhirnya kita sepakat bertiga bersinergi, maka jadilah album ini,“ papar cerita pria berdarah Tionghoa ini.

Sementara Nur Bayan pun mengungkapkan pada karyanya kali ini berupaya menjadi One Stop Entertainment untuk Industri musik Indonesia dan dunia internasional. “Karena lagu ini bagi mereka yang mencintai dan mengapresiasi budaya Jawa, tentunya dari kota Kediri, salah satu kota kreator musik di Indonesia,” kata Nurbayan.

Untuk video klip firtssingle Milih Dalan Liyane sudah bisa dinikmati di TV parabola, TV kabel, dan TV lokal se-lndonesia serta media alternatif You Tube dibawah ini:

Continue Reading

Trending