Connect with us

Music

Ngamen di LRT Dihadapan Raffi Ahmad, Penyanyi Baim Pamit Minta Ijin ke Istri

Published

on

FEM Indonesia – Gitaris The Dance Company (TDC), Baim, baru-baru ini tampil “ngamen” di hadapan sejumlah selebriti. Termasuk Wamen BUMN Kartika Wirjoatmodjo dalam uji coba moda transportasi Light Rail Transit atau LRT Jabodebek, Minggu (28/8/2023) kemarin.

Baim pun mengaku minta ijin pamit kepada sang istri yang tak lain artis cantik, Artika Sari Devi.

“Pagi tadi pamit istri..ngamen dulu di @lrt_jabodebek. Seru banget, bareng Pak Wamen Bumn Pak @tiko1973 ..beserta jajaran direksi & team @bni46 …bisa ikut nyobain muterin start dr Dukuh atas – kuningan setiabudi – sampe cawang ..cepet banget…dan pastinya sngat membantu menghindari kemacetan dgn mobil. Terimakasih sdh ngajakin saya,” tulis Baim di akun Instagramnya, Senin (28/8/2023).

Baim juga membagi beberapa foto termasuk video aksinya saat tampil bergitar menyanyikan lagu TDC yang berjudul Papa Rock n Roll. Penampilan spontan Baim itu tentu saja memancing semangat seisi gerbong ikut menyanyikan lagu tersebut.

Selain Ibrahim Imran, selebritis lainnya yang ikut dalam uji coba LRT tersebut adalah Raffi Ahmad, Kiky Saputri, Sigi Wimala dan Sean Gelael. Lewat Insta Story Raffi Ahmad, Baim sempat mengungkapkan asyiknya mencoba LRT.

“Ketemu kita akhirnya. Bareng-bareng kita naik LRT, Seru!,” ujar Baim senada dengan Raffi Ahmad.

Pemerintah rencananya sudah akan mulai mengoperasikan LRT pada Senin (28/8/2023) ini, dengan melayani 18 stasiun. Langkah ini dipercepat guna mengurangi kemacetan dan polusi yang meningkat tajam di Jakarta dalam beberapa minggu terakhir.

“Terimakasih sudah diajakin ujicoba @lrt_jabodebek sama ngintip @keretacepat_id yg sdh hampir rampung,pasti akan menjadi opsi fav transportasi tujuan baru, congratss!!,” tambah Baim. 

Music

Keshi Umumkan World Tour “Requiem” di Istora Jakarta pada 23 Februari 2025

Published

on

FEM Indonesia Taiwan – Live Nation Asia, TEM Presents, dan PK Entertainment dengan bangga mengumumkan bahwa keshi akan kembali ke Indonesia pada 23 Februari 2025 sebagai bagian dari Requiem Tour 2025 yang sangat dinantikan. 

keshi penyanyi, penulis lagu, produser, dan multi-instrumentalis kelahiran Houston yang populer mengumumkan bahwa ia akan memulai tur dunia utama musim gugur dan musim dingin ini untuk mendukung album keduanya yang akan datang, Requiem. 

Fans dapat menantikan malam yang tak terlupakan di Istora Senayan, Jakarta saat keshi menampilkan suara khas dan penampilannya yang memikat.

Tur 35 kota ini akan hadir di banyak arena paling ikonik di dunia di seluruh Amerika Utara, Eropa, Australia, dan Asia. Dimulai pada 6 Oktober di Scotiabank Arena Toronto, perhentian tur termasuk Madison Square Garden New York, Kia Forum Los Angeles, Chase Center San Francisco, dan banyak lagi, sebelum menuju ke Eropa pada bulan Desember 2024, Australia/Selandia Baru pada bulan Februari, serta Asia pada bulan Februari dan Maret 2025.

Tiket akan tersedia di laman resmi keshiinjakarta2025.com. Penjualan tiket Artist Presale akan dimulai pada tanggal 29 Juli 2024 pukul 10.00 – 23.59 WIB. Penjualan tiket umum akan dimulai pada tanggal 30 Juli 2024 pukul 10.00 WIB.

Pengumuman tur dunia ini menyusul perilisan terbaru keshi, “Say,” dan pengumuman album full-length barunya yang ditunggu-tunggu, Requiem, yang akan dirilis pada 13 September melalui Island Records. 

“Say,” single dan video pertama dari album ini, memperkenalkan dunia megah yang dibangun keshi di Requiem. Lagu ini menjadi rekor streaming tercepat keshi, mencapai lebih dari 1 juta pendengar di Spotify saja dalam hari pertama.

Dalam beberapa tahun terakhir, keshi telah menjadi fenomena di dunia streaming, mengumpulkan lebih dari 11 miliar streaming dari trilogi EP dan album debutnya, Gabriel, yang dirilis pada tahun 2022. Kekuatan lagu-lagun keshi telah memberinya kesempatan untuk berkeliling dunia berulang kali, tiket konsernya terjual habis secara global, dan terus meningkatkan produksi dan penampilan live-nya. 

Menaikkan standar lebih tinggi lagi setelah pertunjukan terjual habis tahun lalu di Radio City Music Hall di New York dan The Greek Theatre di Los Angeles, keshi kini selalu memanifestasikan untuk panggung stadion penuh sesak di tiap lokasi yang dikunjunginya sepanjang tahun ini dan seterusnya.

Superstar asal Houston ini mengumumkan tur dunianya bertajuk “Requiem World Tour” untuk mendukung album keduanya, Requiem, yang akan dirilis pada 13 September melalui Island Records. 

Tur ini akan mencakup arena ikonik seperti Madison Square Garden di New York, Kia Forum di Los Angeles, dan 02 Arena di London.

Continue Reading

Music

Usai Ojo Dumeh, Penyanyi Ligea kini ‘Kecil Kecil Cabe Rawit’!

Published

on

FEM Indonesia Taiwan – Penyanyi asal Palembang, Ligea Cabe Rawit hadir kembali merilis sebuah single baru berjudul “Kecil Kecil Cabe Rawit”. Single ciptaan R. Kerta dan Donall, liriknya bercerita tentang seseorang yang cantik, imut, ceria, energik, dan centil. 

Walaupun kecil imut kata Ligea tapi akam menarik banyak perhatian orang karena pesona dan inner beautynya.

“Sebenarnya lirik yang ada di lagu ini sama seperti kisah nyata yang pernah aku alami dulu. Waktu itu, saat Ligea manggung di sebuah acara wedding dan even-event lokal di kampung halamannya. Ligea dibilang kecentilan jika sedang bernyanyi di atas panggung. Biduan-biduan itu kadang ada yang kurang suka melihat Ligea lincah dan energilk. Tapi Ligea sih bodo amat, tidak lantas membuat jadi mikir yang berat dan terganggu konsentrasi manggungnya. Biarin ajalah, gak apa apa. Terpenting Ligea tidak melanggar norma-norma kesusilaan,” ujar Ligea di Jakarta, Jum’at (19/7/2024).

Sedari kecil, Ligea mengaku kecil sudah lincah dan energik apalagi saat diatas panggung. Menurutnya itu bukan kecentilan. Sehingga banyak orang yang justru menyukai penampilannya. Banyak yang bilang  penampilannya itu saat pentas di atas panggung lucu dan menggemaskan. 

“Harapanku semoga lagu “Kecil Kecil Cabe Rawit” akan selalu mendapatkan tempat di hati para penikmat musik Dancedhut Indonesia di mana pun berada,” harap Ligea.

Mengenai video klip, “Kecil Kecil Cabe Rawit” telah rampung digarap oleh Sutradara Dvh. Bale dengan mengambil lokasi syuting di daerah Sukabumi, Jawa Barat. Adapun konsep video klip menceritakan seorang perempuan yang senang berdandan sebelum pergi ke luar rumahnya.

Ligea yang biasa disapa Ligea Cabe Rawit memang penuh semangat dan berdedikasi tinggi dengan aktif berkarya di jalur musik, khususnya genre Dangdut. Setelah sebelumnya merilis single “Ojo Dumeh” versi Koplo dan kemudian “Ojo Dumeh” versi Dancedhut Mix.  

Continue Reading

Music

Meriahkan HUT SMA YP Unila ke-43, The Morse Heboh Nyanyikan Anak Sekolah Aku Harus Pergi

Kepala sekolah dan The Morse

Published

on

FEM Indonesia Taiwan – Grup band asal Lampung, The Morse kembali tampil apik dan menghibur di acara HUT SMA YP Unila ke 43. Perayaan yang digelar di lapangan sekolah itu berlangsung meriah.

Acara yang dimulai dengan jalan sehat dihadiri Kepala SMA YP Unila, Dra. Mey Sriyani, MM, Ketua Yayasan YP Unila, Dr. Ryzal Perdana, M.Pd. dan para tokoh pejabat di lingkungan Pendidikan Provinsi Lampung juga dimeriahkan penampilan Dide Hijau Daun.

Siswa dan undangan yang hadir antusias saat tampilnya grup band yang diperkuat oleh Ryan Agusti (vokalis dan gitaris), Muhammad Faras (bass) dan Wahyu Ismirzab Putra (drum) dan ikut menyanyikan lagu lagu yang dibawakan seperti Aku Harus Pergi, Sia-Sia, Terlatih Patah Hati (The Rain), Duka (Lastchild), dan Anak Sekolah (Chrisye).

“Sangat seru acara ini, selamat HUT SMA YP Unila yang Ke 43 semoga Smanila semakin keren dan maju kini dan di masa depan,” ujar Leo, vocalis The Morse.

Para siswa sekolah yang berseragam serba biru melihat penampilan anak muda The Morse sepertinya terhibur sejak awal lagu dilantunkan hingga lagu terakhir. Bahkan mereka menyanyi bersama sambil berjoget ketika dilantunkan tembang hit pemungkaa Anak Sekolah.

Seperti diketahui, kemunculan band The Morse pada bulan Juni 2024 lalu dengan merilis single hit “Aku Harus Pergi” dan sempat membuat geger dengan terpasangnya dua iklan spanduk berukuran besar wajah tiga anak muda tersebut ditengah alun alun Bandar Lampung. 

Dalam perilisannya disebuah kafe, dipadati undangan dan awak media. Sejak itulah, The Morse semakin dikenal dan mulai banyak undangan untuk tampil diberbagai acara acara anak muda dan mulai digandrungi karyanya berjudul Aku Harus Pergi.

Sementara SMA YP Unila yang mengundang khusus The Morse diketahui telah menghasilkan banyak lulusan berprestasi yang berkontribusi di berbagai bidang. Prestasi dan eksistensi SMA YP Unila di tengah persaingan antara sekolah di Lampung menjadi bukti komitmennya dalam memberikan pendidikan berkualitas bagi generasi muda.

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Trending